Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Harga Cabai Rawit di Tuban Naik, Dari Pekan Lalu Rp 50 Ribu, Kini Rp 65 Ribu Per kg

Andreyan (An) • Kamis, 2 Januari 2025 | 16:30 WIB
Penjual cabai di Pasar Baru Tuban menunggu pembeli datang  di lapaknya, Rabu (1/1).
Penjual cabai di Pasar Baru Tuban menunggu pembeli datang di lapaknya, Rabu (1/1).

RADARTUBAN – Momen pergantian tahun turut membawa pengaruh bagi komoditas bahan pokok di wilayah Tuban. Salah satu bahan baku perda­puran yang paling men­jadi keluhan masyarakat yakni meroketnya harga cabai.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban di Pasar Desa Rengel di salah satu kios milik Muzayanah, Rabu (1/1) harga cabai rawit su­dah menyentuh angka Rp 62 ri­bu per kilogram (kg) atau setara dengan 6 liter BBM jenis pertalite dengan harga eceran Rp 10 ribu.

Naik hampir Rp 10 ribu selama tiga hari terakhir. ‘’Mulai naik sejak Natal sampai hari ini (kemarin, Red) masih terus naik,’’ ungkap dia.

Sementara itu, kenaikan juga terjadi pada cabai keriting dari tiga hari lalu masih di kisaran Rp 45 ribu menjadi Rp 48 ribu per kg. Meski naik, namun tak mengurangi jumlah pembeli yang datang di lapaknya.

‘’Biasanya para pelanggan mengakali kenaikannya dengan membeli cabai campur antara rawit dan keri­ting,’’tutur pedagang asal Desa Rengel itu.

Kenaikan harga cabai juga terjadi di Pasar Baru Tuban, seperti di lapak milik Budiarti yang mematok cabai rawit per kg dengan harga Rp 64 ribu, sedangkan untuk cabai keriting dijual dengan harga Rp 50 ribu per kg. ‘’Stoknya juga mulai susah, harganya terus naik sejak sepekan terakhir,’’ ujar dia.

Wanita paro baya itu menam­bahkan, belum mulainya masa panen cabai di wilayah Kabupaten Tuban membuat stok cabai yang didatangkan berasal dari luar daerah. ‘’Semoga harganya bisa stabil lagi, para pembeli juga banyak yang mengeluh,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Minimum dan Per­dagangan (Diskopumdag) Tuban Agus Setiawan mengatakan, faktor cuaca juga memengaruhi naiknya harga cabai di Kota Legen. Terlebih, kenaikan juga terjadi di daerah lain.

‘’Cuaca buruk yang hampir merata di wilayah Jawa Timur turut membawa dampak bagi pasokan cabai,’’ paparnya.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, kenaikan harga masih dapat di­mini­malisir dengan datangnya pasokan cabai dari daerah lain yang mampu me­nekan kenaikan har­ganya. ‘’Awal tahun ini, stok bahan pokok termasuk cabai dijamin aman,’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #harga #meroket #pertalita #Kilogram #cabai rawit #tahun baru