Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ancam Kesehatan, Warga Mulai BAB Sembarangan. Pasca MCK Umum di RT 03/RW 04 Kelurahan Sidomulyo Rusak Dihantam Ombak

Andreyan (An) • Senin, 20 Januari 2025 | 21:30 WIB
Bangunan MCK umum warga RT 03 RW 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban hampir ambruk usai diterjang ombak tiga pekan lalu.
Bangunan MCK umum warga RT 03 RW 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban hampir ambruk usai diterjang ombak tiga pekan lalu.

RADARTUBAN – Terhitung sudah hampir tiga pekan ini warga RT 03, RW 04 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban hidup “terisolasi” tanpa sanitasi.

Itu setelah sarana MCK umum untuk warga setempat hancur dihantam ombak tinggi pada akhir Desember lalu.

Kini, ratusan warga kampung padat penduduk itu mulai resah menunggu bantuan dari peme­rintah.

Untuk sementara waktu, selain numpang buang air besar ke tetangga yang memiliki MCK pribadi, sebagian warga juga kembali buang besar sembarangan di pinggir pantai.

Itu dilakukan karena tidak ada pilihan. Mirisnya, banyak anak-anak dan ibu hamil yang merasakan dampak kondisi yang tidak sehat tersebut.

Seperti yang dirasakan Mulia, warga setempat. Saban pagi harus mengantrekan anaknya mandi di kamar mandi milik tetangganya.

‘’Kami harus berbagi kamar mandi dengan tetangga lainnya, kasian anak-anak kalau tidak mengantre sedari pagi buta takutnya telat berangkat sekolah,’’ ujar dia.

Wanita paro baya itu mengung­kapkan, bahkan jika kepepet, dirinya bersama anak-anaknya terpaksa BAB di tepi pantai.

‘’Bah­kan, di tepi pantai pun terkadang juga harus berbagi tempat dengan warga lainnya,’’ tuturnya.

Senada dikatakan oleh Nurkana, ibu anak empat itu juga khawatir kondisi yang saat ini terjadi akan mengancam kesehatan keluarganya, bahkan keempat buah hatinya yang masih berusia sekolah.

Sebab, beberapa hari lalu anaknya yang berusia 6 tahun sempat mengeluh gatal-gatal dan menderita diare.

Wanita yang bekerja sebagai pedagang ikan di Pasar Baru Tuban itu berharap, semoga keluhan para warga segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

‘’Paling tidak kami diberikan fasilitas sementara untuk buang air, jika memang bantuan renovasi bangunan MCK masih lama datangnya,’’ tandas dia.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji menyam­paikan, koordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk lurah dan camat setempat sudah dilakukan. Termasuk menyampaikan keluhan para warga.

‘’Saat ini tahapannya masih dalam proses pengajuan (bantuan, red). Sebab, pembangu­nan sanitasi perlu perencanaan dan keterlibatan banyak pihak,’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#sanitasi #MCK #sembarangan #buang air besar #tetangga #bab #Ancam Kesehatan warga