Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tanna Kafe dan Hibis Street, Tempat Nongki di Tuban yang Menyediakan Buku Bacaan

Sugiati. • Jumat, 7 Februari 2025 | 14:50 WIB

Pengunjung kafe tanna terlihat konsentrasi membaca buku yang ada di kafe tersebut.
Pengunjung kafe tanna terlihat konsentrasi membaca buku yang ada di kafe tersebut.

Di Jogja, kafe yang menyediakan buku bacaan bukan hal yang sulit untuk dicari. Namun, lain halnya di Tuban. Dari sekian banyak kafe di Kota Legen, sepertinya hanya Tanna Kafe dan Hibis Street Cafe yang menyediakan buku bacaan.

LOKASINYA tidak di pusat kota. Melainkan di Desa Be­jagung, Kecamatan Se­man­ding. Dari Alun-Alun Tuban, jaraknya kurang lebih 3 kilometer (km) ke arah selatan. Tepatnya di Jalan Hayam Wuruk Nomor 683.

Sepintas, jika dilihat dari tepi jalan, Tanna Kafe seperti tempat nongki pada umum­nya. Kon­sepnya kekinian.

Menyediakan banyak tempat duduk di ruang terbuka. Na­mun, begitu masuk ke da­lam, seperti ada peman­dangan perpustakaan mini. Pengun­jung yang datang langsung disambut buku-buku yang tertata rapi di depan pintu masuk.

Firman Subekti, pemilik Tan­­na Kafe mengatakan, me­nye­diakan buku termasuk upaya menarik sekaligus me­ngajak pengunjung agar gemar mem­baca.

Karena itu, dia merasa bahagia ketika buku-buku koleksinya dibaca oleh pengunjung. ‘’Kami menyediakan berbagai genre buku, seperti bisnis, pengetahuan umum, bahkan ada juga buku anak-anak,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Pengunjung dapat bersantai menik­mati makanan dan minuman yang dipesan sembari membaca buku. Tidak hanya itu, Firman juga mengajak para karyawan kafenya untuk membaca buku yang sama, seperti yang disediakan bagi pengunjung. ‘’Saya selalu mengajak karyawan, minimal sebulan baca satu buku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Firman menyampaikan, dirinya juga menerima segala sumba­ngan buku dari orang lain. ‘’Kami juga ingin bekerja sama dengan pegiat literasi di Tuban,” ucapnya.

Firman bercita-cita membuat mini library di samping kafenya, sehingga koleksi bukunya lebih lengkap dan lebih banyak lagi dari yang sudah tersedia saat ini.

Selain Tanna Kafe, kafe lain yang ju­ga menyediakan bahan bacaan adalah Kafe Hibis Street. Lokasi kafe ini di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban. Belakang Asrama Haji Tuban. Kafe ini juga menyediakan rak khusus untuk buku maupun tesis dan skripsi bagi pengunjung.

‘’Jadi, bagi pe­ngunjung yang mau naruh skripsi atau tesisnya di sini, kami juga menye­diakan tempat khusus,’’ papar Vadel Ahmad As-Sidiqi, Barista Hibis Street Cafe.

Vadel mengaku, Hibis Street telah memiliki berbagai koleksi buku yang disediakan bagi pengunjung, seperti teknik sipil, buku hukum dan pe­ngetahuan umum yang lain. “Tentu kita punya keinginan untuk menam­bah koleksi yang lain,” ujarnya.

Dia berharap, kafe tempat dia bekerja dapat menjadi salah satu tempat yang bisa seimbang antara tren ngafe, dan terpenting mem­peroleh pengetahuan sembari melakukan kegiatan ngopi. (*/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kafe #pengunjung #HIBIS #membaca #Tanna #buku #Nongki