RADARTUBAN – Status jalan lingkar selatan atau JLS Tuban semakin tidak jelas. Semula diharapkan menjadi jalan nasional dan aset pemerintah pusat, kini malah diharapkan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Termasuk ruas Jalan Soekarno-Hatta yang baru tuntas dibangun.
‘’Rencananya, JLS titik Jalan Soekarno-Hatta akan dikelola oleh Pemkab Tuban, tapi masih menunggu koordinasi pimpinan bersama instansi terkait,’’ kata Staf Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur Siska Yufina.
Siska berharap, jalan yang kini menjadi tanggung jawab Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur itu segara bisa diserahterimakan kepada Pemkab Tuban.
‘’Cukup berat jika diharuskan mengelola JLS sementara waktu, apalagi tahun ini dengan anggaran yang terbatas. Bahkan, untuk anggaran pemeliharaan jalan nasional saja sudah ditiadakan,’’ paparnya menyusul titik lain tang sudah dikelola pemkab,
‘’tinggal menyisakan titik Jalan Soekarno-Hatta saja yang belum, kami berharap bisa segera dikelola pemkab,’’ tandasnya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan menyampaikan, pihaknya juga berharap agar JLS titik Jalan Soekarno-Hatta segera dapat dikelola pemkab.
Namun, harapan itu masih terganjal instruksi dari pimpinanya yang belum juga diterimanya.
‘’Semakin cepat maka semakin memudahkan kami untuk memfungsikan JLS sebagai jalur melintasnya kendaraan muatan berat,’’ tuturnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama