RADARTUBAN – Sebuah granat yang sudah berkarat ditemukan di rumah kosong di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Selasa (3/6) pagi.
Lokasi rumah kosong itu persis di samping Hotel Amerta Tuban, sebelah timur tak jauh dari Alun-alun Tuban.
Temuan ini langsung menggegerkan warga sekitar dan memicu respons cepat dari aparat kepolisian.
Granat tersebut pertama kali ditemukan oleh Yos Setiawan, 58, warga Gedongombo, Kecamatan Semanding, yang saat itu tengah membersihkan halaman rumah atas permintaan pemiliknya.
Rumah tersebut diketahui sudah tak berpenghuni selama lebih dari sepuluh tahun.
"Saya sedang motong pohon, terus narik salah satu ranting. Tiba-tiba ada suara benda jatuh. Pas saya lihat, kok kayak granat," ungkap Yos.
Awalnya ia mengira benda logam berkarat itu hanyalah mainan.
Namun, karena bentuknya mencurigakan, Yos segera menghubungi rekannya yang bekerja di Koramil Kota.
Tak lama kemudian, petugas datang ke lokasi dan memasang garis polisi di sekitar area penemuan.
Granat ditemukan tergeletak di dalam lorong rumah, dalam kondisi usang dan penuh karat. Meski begitu, keberadaannya tetap menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan.
Menurut Yos, rumah itu dibeli oleh seseorang bernama Cahyo sekitar dua tahun lalu, tetapi hingga kini belum pernah ditempati.
"Baru kali ini saya diminta bersihkan rumah itu. Eh, malah nemu barang kayak begitu. Ngeri juga," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian.
Lokasi penemuan masih dijaga ketat, dan warga diminta untuk menjauh demi menghindari risiko ledakan.
Saat siang, tampak mobil Tim Penjinak Bom mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi. Belum diketahui apakah status bom masih aktif atau tidak. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama