Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Anggaran Per Porsi MBG di Tuban Tidak Cukup untuk Menambah Susu Premium

Shafa Dina Hayuning Mentari • Sabtu, 14 Juni 2025 | 03:18 WIB
Mobil distribusi MBG terparkir di depan SPPG Kebonsari bersiap mengantarkan paket MBG, kemarin (11/6).
Mobil distribusi MBG terparkir di depan SPPG Kebonsari bersiap mengantarkan paket MBG, kemarin (11/6).

RADARTUBAN – Harapan orang tua dan guru agar susu kemasan yang diberikan kepada siswa dalam paket Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki kandungan susu segar 80 persen, sepertinya sulit terwujud.

Alasannya, anggaran MBG yang hanya dipatok Rp 10 ribu per porsi tidak cukup untuk membeli susu premium.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kebonsari Aulia Rizqi mengatakan, seporsi paket MBG untuk jenjang PAUD dan TK dipatok Rp 8 ribu.

Sedangkan jenjang SD hingga SMA Rp 10 ribu.

"Dengan nilai itu (yang hanya Rp 8-10 ribu per porsi, Red), sulit untuk memasukkan susu yang bagus dengan kandungan susu segar di atas 50 persen,’’ katanya menanggapi harapan orang tua dan guru terhadap kualitas susu kemasan yang diberikan kepada siswa dalam paket MBG.

Lebih lanjut, Aulia membeberkan, jika susu yang diberikan kepada siswa harus ultra high temperature (UHT) dengan komposisi susu segar 80 persen, maka konsekuensinya, porsi atau variasi menu makanan dalam paket MBG harus dikurangi.

Sementara itu tidak mungkin dilakukan.

Diungkapkan dia, harga satu kemasan susu UHT premium berkisar Rp 4.500.

Sehingga, jika ditambah dengan variasi menu dan buah segar dalam paket MBG, maka anggaran per porsi yang hanya Rp 8-10 ribu tersebut tidak masuk akal.

Meski demikian, terang Aulia, bukan berarti opsi peningkatan kualitas susu dalam program MBG tidak bisa dilakukan. Perempuan berjilbab itu mengungkapkan, penggunaan susu murni yang diperoleh dari peternak sapi perah bisa menjadi solusi.

"Bisa dilakukan (menggunakan susu sapi dari peternak, Red), tapi tidak untuk saat ini. Karena masih dalam tahap penjajakan program MBG di Tuban,’’ tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, susu kemasan yang diberikan dalam paket MBG menjadi sorotan sebagian orang tua dan guru.

Sebab, kandungan susu segarnya hanya 50 persen. Sementara susu kemasan yang baik untuk tumbuh kembang anak adalah memiliki kandungan susu segara minimal 80 persen. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#tk #paud #uht #kandungan susu #Mbg