RADARTUBAN - Keinginan Dela Nur Syah Putri mengajak generasi muda terbebas dari pengaruh narkoba terus tumbuh sejak mengikuti ajang pemilihan Duta Anti Narkoba 2025.
Meski tidak menyandang juara utama dalam ajang pencarian influencer duta anti narkoba, semangat Dela untuk memberikan kontribusi nyata dalam menyuarakan bahaya narkoba, khususnya pada generasi muda terus tumbuh.
‘’Saya juga ingin membuktikan jika anak muda bisa menjadi agen perubahan yang berdampak pada lingkungan sekitarnya,’’ ujar siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tuban itu.
Ketertarikan Dela mengikuti ajang Duta Anti Narkoba berangkat dari rasa pedulinya terhadap isu penggunaan obat-obatan terlarang di kalangan masyarakat.
Selain itu, kemampuannya dalam public speaking juga menjadi bekal untuknya bisa tampil percaya diri di antara para kontestan lainnya.
Lebih lanjut, cewek asal Desa Pakel, Kecamatan Montong itu menilai, semestinya, anak-anak muda justru memiliki peran penting sebagai benteng utama untuk menghentikan penggunaan dan peredaran obat-obatan terlarang di tengah masyarakat.
‘’Banyak generasi muda yang melek teknologi dan media sosial, tapi kedua hal tersebut bisa memberikan pengaruh negatif maupun positif. Sehingga, generasi muda harus pandai menilai dan bijak menggunakan media sosial untuk kampanye anti narkoba. Dan itulah sesungguhnya peluang generasi muda,’’ ujarnya.
Gadis berzodiak Cancer itu menegaskan bahwa narkoba tidak akan memberikan pilihan kedua bagi penggunanya.
Sekali terjerumus, maka pengguna akan sulit untuk keluar.
‘’Melalui kreativitas dan media sosial, generasi muda harus membangun gerakan yang positif, mengajak ke arah kebaikan yang nantinya dapat memberikan dampak lebih luas ke seluruh masyarakat, termasuk untuk orang-orang lintas generasi,” tandasnya. (saf/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama