Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Diah Aryani Raih Cita-Cita Jadi Hafizah di Usia Muda Lewat Disiplin dan Keistiqomahan

Shafa Dina Hayuning Mentari • Minggu, 20 Juli 2025 | 22:35 WIB

 

Diah Indah Aryani Khatam 30 Juz di Usia 23 Tahun
Diah Indah Aryani Khatam 30 Juz di Usia 23 Tahun

RADARTUBAN- Bagi Diah Indah Aryani, nilai spiritual adalah fondasinya dalam melakoni kehidupan.

Dan salah satu fondasi yang menentramkan hidup adalah membaca Alquran. Syukur-syukur bisa menjadi penghafal.

"Setiap hari selepas subuh dan maghrib saya selalu murojaah hafalan. Ibu juga selalu mengingatkan agar saya menyempatkan untuk ngaji walau hanya beberapa ayat saja,” tutur Aryani—sapaan akrabnya.

Meski demikian, dia mengaku sering juga merasa kesulitan saat mencoba mengkhatamkan setiap juz yang akan di hafalkannya.

Namun, dengan proses panjang dan memakan waktu cukup lama, Aryani berhasil tuntas menghafal 6.236 ayat dalam 114 surat yang ada dalam kitab suci umat muslim tersebut.

Alumni SMAN 2 Tuban ini mengaku, perjalanan hafalannya sempat terhenti ketika menginjak bangku SMA.

Hal itu dikarenakan padatnya kegiatan sekolah dan rangkaian tugas yang selalu ada setiap harinya.

"Saat itu fokus saya terpecah. Rasanya sulit sekali mencari waktu yang benar-benar tenang untuk hafalan, jadi saat itu hafalan saya berhenti di juz empat,” ujarnya.

Namun, perjalanan menghafalnya kembali menguat saat memasuki dunia perkuliahan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Di sinilah semangatnya untuk kembali menghafal Al Quran bangkit. Bersama dengan beberapa rekan seperjuangannya, Aryani mulai kembali rutin melakukan hafalan setiap hari selepas kelas perkuliahan usai.

Setelah empat tahun konsisten, lulusan UIN Maulana Malik Ibrahim itu berhasil mengkhatamkan 30 Juz di usianya yang baru 23 tahun.

Tentunya pencapaian itu disambut dengan bangga oleh kedua orang tuanya. Bahkan, di tahun 2024 lalu dirinya berhasil lolos wisuda tahfidz nasional yang diselenggarakan oleh ustad Yusuf Masur di Tangerang.

"Butuh disiplin dan niat yang kuat. Saya percaya jika Allah akan memudahkan siapa pun yang bersungguh-sungguh untuk berada di jalan-Nya. Menghafal Alquran itu bukan hal yang mustahil, asalkan niat kita tulus dan terus berusaha,” lanjutnya.

Menurutnya, untuk bisa menghafal Alquran, ada beberapa hal yang dilakukannya, mulai dari khusyuk saat mulai membuka Alquran, mencari ruangan yang sepi agar pikiran dapat fokus, mengurangi waktu screen time, dan harus menggunakan Quran fisik agar setiap ayat semakin melekat.

"Alhamdulillah saat ini sudah hafal, tetapi saya tetap melanjutkan murojaah agar hafalan ini tidak hilang. Saya juga beberapa kali mengajar hafalan untuk anak-anak di TPQ,” pungkasnya. (saf/tok)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#membaca alquran #hafidzah #uin maulana malik ibrahim #wisuda tahfidz nasional #menghafal Al Quran