Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tangis Orang Tua Iringi Keberangkatan 50 Siswa Sekolah Rakyat Tuban ke Asrama

Yudha Satria Aditama • Jumat, 15 Agustus 2025 | 23:30 WIB
Tangis dan doa mengiringi pelepasan siswa SR Tuban ke asrama, program pendidikan gratis untuk keluarga kurang mampu.
Tangis dan doa mengiringi pelepasan siswa SR Tuban ke asrama, program pendidikan gratis untuk keluarga kurang mampu.

RADARTUBAN – Tangis haru para orang tua siswa yang melepas anaknya ke asrama Sekolah Rakyat (SR) Tuban berkelindan di antara harapan untuk mengubah masa depan keluarga.

Tepat mulai kemarin (14/8), para siswa dari keluarga tidak mampu itu menjalani proses sebagai siswa program SR.

Anak-anak itulah, yang nantinya diharapkan bisa memutus rantai kemiskinan keluarga—sebagaimana tujuan program pendidikan gratis berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut.

Erna, orang tua siswa asal Kecamatan Kerek mengungkapkan, awalnya mengaku tidak tega melepas anaknya ke asrama SR.

Namun, demi tujuan untuk mengubah nasib keluarga, dirinya harus siap berpisah dengan buah hatinya untuk sementara tahun.

‘’Sedih sudah pasti, tapi kami bersyukur anak kami terpilih menjadi siswa SR. Harapan kami, semoga nanti menjadi anak sukses dan bisa membanggakan kedua orang tua dan keluarga,’’ harapannya.

Lebih lanjut dikatakan wanita paro baya itu meyakini betul, program pendidikan berasrama yang digagas Presiden Prabowo melalui SR ini bisa membentuk dan mendidik anaknya menjadi orang sukses pada saatnya nanti.

‘’Untuk saat ini, kami hanya bisa berdoa, semoga anak kami kerasan,’’ tuturnya.

Sebagaimana diketahui, total ada 50 siswa SR dari dua rombongan belajar (rombel) SMP dan SMA yang sudah mendiami asrama di gedung Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tuban itu.

Mereka dijadwalkan mulai menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) hari ini, Jumat (15/8).

Dari pantauan wartawan koran ini di lokasi, total ada 4 ruang asrama yang akan dihuni siswa, terbagi 2 ruangan untuk siswa putra dan 2 ruangan untuk siswa putri. Masing-masing ruangan dihuni 10 sampai 14 siswa.

Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono yang hadir dalam momen tersebut berpesan agar para orang tua bisa ikhlas dan mempercayakan anak-anaknya kepada guru dan pengasuh di SR.

Lebih lanjut dikatakan Pak Joko—sapaan akrab wabup—melalui program SR ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk masyarakat kurang mampu dalam menempuh pendidikan, serta dapat memutus mata rantai kemiskinan di wilayah Kabupaten Tuban.

‘’Semoga anak-anak terpilih ini bisa menjadi harapan besar dari masing-masing keluarga. Supaya nantinya penghasilan dan pekerjaan orang tua tidak menurun pada anak-anaknya,’’ pungkasnya (an/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #Sekolah Rakyat #siswa #kemiskinan #harapan