Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cit Gwee, Berebut Tumpeng Kecil Berisi Sembako, Merawat Arwah yang Tidak Terurus

Dwi Setiyawan • Selasa, 9 September 2025 | 21:47 WIB
Warga mengantre tumpeng kecil di depan TITD Tjoe Ling Kiong Tuban, Jalan Panglima Sudirman, Tuban, Selasa (9/9) siang.
Warga mengantre tumpeng kecil di depan TITD Tjoe Ling Kiong Tuban, Jalan Panglima Sudirman, Tuban, Selasa (9/9) siang.

RADARTUBAN-Ratusan warga kurang mampu yang berebut sekitar 300 tumpeng kecil tersebut diibaratkan dengan arwah yang tidak terurus dan kurang didoakan.

Itulah bagian dari tradisi Sembahyang Arwah Leluhur atau Cit Gwee di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD)  Tjoe Ling Kiong Tuban, Jalan Panglima Sudirman, Tuban, Selasa (9/9) siang.

Diperebutkannya tumpeng kecil berisi nasi berbentuk kerucut, beras, dan snack tersebut sangat lekat dengan tradisi umat tri dharma, Konghucu, Tao, dan Buddha.

Tradisi yang berlangsung turun-temurun sejak ribuan tahun silam tersebut dilaksanakan setiap tanggal 15 bulan 7 kalender Imlek.

Cit Gwee dimulai dengan sembahyang bersama di altar kelenteng di utara Alun-Alun Tuban itu.

Begitu sembahyang selesai, umat yang sudah mengantre di depan kelenteng langsung merangsek maju untuk menerima tumpeng kecil yang ditancapi kertas segitiga berwarna merah dan kuning berisi harapan yang ditulis dengan tulisan Hanzi atau Mandarin.

Liana, salah satu panitia Sembahyang Arwah Leluhur mengatakan, setelah digelar di TITD TLK, sembahyang yang sama digelar di TITD Kwan Sing Bio Tuban pada Sabtu (13/9) pukul 11.00.(*)

Editor : Dwi Setiyawan
#TITD Kwan Sing Bio Tuban #sembahyang rebutan