RADARTUBAN – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky benar-benar tancap gas memaksimalkan potensi ekonomi desa.
Kali ini, bupati yang akrab disapa Mas Lindra itu membuka peluang kolaborasi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah pusat.
Kesempatan emas ini mengemuka dalam rapat koordinasi percepatan operasionalisasi KDMP yang digelar Selasa (16/9) lalu.
Komandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto memantik ide agar koperasi desa bisa ikut menjadi pemasok bahan pangan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Bisa saja nanti koperasi menyiapkan kebutuhan sayur, beras, telur, atau bahan pangan lainnya untuk mendukung MBG,” terang Dicky.
Bupati Lihat Peluang Besar, Uang Berputar Rp 50 Juta Sehari
Bupati Tuban Mas Lindra langsung menyambar peluang itu.
Menurutnya, kolaborasi KDMP dan MBG bukan hanya soal bisnis, tapi sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Perputaran uang di program MBG ini besar, sehari bisa Rp 50 juta.
‘’Bahan olahan bisa dipasok dari KDMP – mulai beras, telur, hingga kebutuhan pokok lainnya. Ini kesempatan agar desa ikut menikmati manfaat ekonomi,” tegas bupati muda itu.
Dampak Multiplier: Petani-Peternak Ikut Untung
Jika ide ini dieksekusi, KDMP bisa menyerap produk langsung dari petani dan peternak lokal.
Alhasil, ekosistem ekonomi desa ikut bergerak. Mas Lindra menegaskan, ini bukan sekadar proyek jangka pendek.
“Target kami, seluruh KDMP sudah bisa beroperasi maksimal pada akhir 2025. Selain MBG, ada peluang bisnis lain seperti agen LPG, kios pupuk, Bulog, sampai kerja sama dengan BUMN. Desa tinggal pilih jalannya,” tegasnya.
Pemkab Libatkan BUMN dan Perbankan
Dalam pertemuan itu, Pemkab Tuban juga menggandeng Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, hingga Bank BRI untuk memberikan paparan.
Tujuannya, agar desa tidak sekadar menjadi penonton, melainkan benar-benar siap mengeksekusi bisnisnya.
“Skema sudah disiapkan, akses pendanaan pun ada. Tinggal desa bergerak cepat menangkap peluang,” pungkas Mas Lindra. (*)
Editor : Amin Fauzie