RADARTUBAN – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, S.E. melantik dua pejabat tinggi pratama di Pendapa Krida Manunggal, Senin (29/9).
Dalam pelantikan tersebut, bupati yang akrab disapa Mas Lindra itu memberi pesan keras: pelayanan publik harus lari lebih cepat, lebih tepat, dan lebih inovatif.
Dua pejabat yang dilantik adalah Agung Triwibowo sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Anthon Tri Laksono sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP).
Sebelum dilantik menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Agung Triwibowo merupakan kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD).
Sedangkan Anthon Tri Laksono menjabat Kabag Pengadaan Barang/Jasa (ULP) Setda Tuban sekaligus Plt. Kepala DLHP.
Anthon mengikuti lelang jabatan bersama Sekretaris Bapperida Danang Tri Nohandono serta Kabag Perekonomian dan SDA, Handrijanto.
Pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati Joko Sarwono, Forkopimda, Sekda Budi Wiyana, pimpinan OPD, dan camat ini sekaligus jadi sinyal pergantian “gear” Pemkab Tuban dalam melayani masyarakat.
OPD Strategis, Tantangan Kompleks
Bupati Tuban Mas Lindra menegaskan, Disdukcapil dan DLHP adalah OPD strategis yang menjadi wajah pelayanan publik.
Administrasi kependudukan yang cepat, tepat, dan valid adalah pondasi program pemerintah, mulai penyaluran bansos, beasiswa, hingga peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Sedangkan DLHP dituntut melahirkan terobosan baru dalam pengelolaan sampah, penataan kebersihan, dan pengaturan lalu lintas yang kian padat.
“Tantangan yang ada harus dijawab dengan terobosan dan inovasi yang menyentuh dan berdampak langsung di masyarakat,” tegas Mas Lindra di hadapan hadirin.
Pengalaman Harus Jadi Modal, Bukan Alasan Lamban
Dua pejabat yang dilantik adalah pejabat senior berpengalaman.
Mas Lindra berharap pengalaman itu menjadi modal untuk bergerak cepat, menyusun kebijakan tepat sasaran, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Bupati dua periode itu juga menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar-OPD, serta penyusunan program berbasis skala prioritas dan efisiensi anggaran sesuai instruksi pusat.
“Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Gaya Mas Lindra: Tegas, Muda, Menghargai Kinerja
Pelantikan ini menjadi cermin gaya kepemimpinan Mas Lindra yang tidak hanya merotasi pejabat, tetapi juga menancapkan target kinerja dan inovasi sejak awal.
Dengan tekanan yang makin berat pada pelayanan publik, bupati muda ini mengirim pesan jelas bahwa birokrasi Tuban tak boleh jalan di tempat. (*)
Editor : Amin Fauzie