Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

MAN 1 dan MAN 2 Tuban Borong Medali di Ajang KREASI 2025, Buktikan Madrasah Mampu Bersaing di Level Nasional

M. Mahfudz Muntaha • Sabtu, 1 November 2025 | 22:10 WIB
Siswa MAN 1 dan MAN 2 Tuban sukses meraih empat medali di ajang KREASI 2025
Siswa MAN 1 dan MAN 2 Tuban sukses meraih empat medali di ajang KREASI 2025

RADARTUBAN - Siswa MAN 1 dan MAN 2 Tuban kembali mengharumkan nama Kabupaten Tuban di ajang Kompetisi Riset dan Kompetensi Siswa Indonesia (KREASI) 2025.

Perwakilan dari dua madrasah unggulan di Bumi Wali itu berhasil memborong empat medali.

Dari MAN 2 Tuban, medali emas berhasil diraih Anisa Khoiryah dan Muhammad Sholeh Al Qohari yang turun dalam lomba Bidang Ilmu Sosial, Humaniora, dan Kemanusiaan (ISHK) Sub Bidang Pendidikan, Psikologis dan Kesehatan Mental.

Kemudian medali perak diraih Puspita Ramadhani dan Maulida Dwi Pratiwi dari bidang lomba ISHK Sub Bidang Sosiologi, Ekonomi dan Kewirausahaan.

Sementara itu, siswa MAN 1 Tuban atas nama Othman Maula Hasyim dan Erik Setiawan mendapat medali perunggu kategori ISHK Sub Bidang Ilmu Sosial Humaniora dan Keagamaan oleh.

Lalu, medali perak kategori MSTL diraih Rif'ataka Azna Rizqa K dan Khoirul Inayah.

Kemudian, juara harapan 1 kategori ISHK Sub bidang Ilmu Sosial Humaniora dan Keagamaan diraih M. Farrel Firdaus dan Nabila Salsa Amalia mendapat juara harapan 1.

Berikutnya, juara harapan 1 kategori Matematika Sains Teknologi dan Lingkungan (MSTL) di persembahkan oleh Reisya Alifah Nuraini dan Raifana Afni Arif.

Dan terakhir, kategori Expo Terbaik MSTL diraih Rif'ataka Azna Rizqa K dan Khoirul Inayah.

Kepala MAN 2 yang juga Plt Kepala MAN 1 Tuban H. Qomaruddin, S.Ag., M.A, mengaku bangga atas pencapaian siswanya.

Dikatakan dia, keberhasilan ini merupakan bukti bahwa madrasah mampu bersaing di level nasional, dan tidak hanya dalam bidang keagamaan, tapi juga riset dan inovasi sains.

"Anak-anak kami menunjukkan bahwa madrasah tidak kalah dengan sekolah umum. Mereka mampu berinovasi, meneliti, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Ini adalah bukti nyata kualitas pendidikan madrasah terus berkembang,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Berbagai prestasi membanggakan tersebut, terang Qomar—sapaan akrabnya, tidak lepas dari peran para guru pembimbing yang tekun mengarahkan siswanya.

"Mereka (para guru, Red) berperan penting dalam membimbing siswa sejak tahap awal riset hingga presentasi di babak final,’’ katanya.

Qomar menambahkan, torehan prestasi ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya.

Sebab, semangat riset dan inovasi harus terus ditumbuhkan sejak dini agar generasi muda madrasah tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif.

"Kita akan terus dorong budaya riset di madrasah. Harapannya, para siswa terus berkembang,’’ pungkasnya. (fud/tok)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #Kreasi #medali #Kompetisi Riset dan Kompetensi Siswa Indonesia #MAN 2 #man 1