Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pesona Gua Nganten, Kecamatan Rengel Jejak Fosil dan Panorama yang Memesona

Andreyan (An) • Minggu, 30 November 2025 | 01:33 WIB
Pemandangan indah dari balik Gua Nganten di lereng perbukitan kapur Dusun Jaten Cilik, DesaKecamatan Rengel.
Pemandangan indah dari balik Gua Nganten di lereng perbukitan kapur Dusun Jaten Cilik, DesaKecamatan Rengel.

RADARTUBAN–Keindahan perbukitan kapur Rengel tak habis dieksplorasi. Setelah Puncak Baswara viral dengan view yang bikin pendaki betah, kini giliran Gua Nganten yang mencuri perhatian.

Lokasi keduanya yang berdekatan menantang siapa pun untuk mendaki.

Gua Nganten berada di lereng kapur Dusun Jaten Cilik, Desa/Kecamatan Rengel, sekitar 3,5 kilometer dari pusat kecamatan.

Rutenya cukup menantang. Jika start dari Pasar Rengel, butuh 2–3 jam pendakian. Capeknya pendakian terbayar begitu mulut gua tiba-tiba muncul dari balik tebing kapur.

Ketua Jejak Lestari Rengel, M. Naufa Ilham S., mengakui gua itu mulai ramai diburu pecinta view perbukitan.

“Mulai banyak yang menanyakan rute. Terutama pendakian menuju ke sana (Gua Nganten, Red),” ungkapnya saat ditemui Jawa Pos Radar Tuban, Minggu (9/11).

Komunitas pegiat alam setempat berencana membuka jalur pendakian. Hanya saja, cuaca belakangan ini lebih sering tidak bersahabat.

“Karena kondisi inilah, kami belum dapat merealisasikan,” ujar Ilham.

Gua Nganten bukan sekadar indah dipandang. Di dalamnya tersimpan potongan masa lampau yang belum sepenuhnya terkuak.

“Beberapa tahun lalu ada peneliti dan mahasiswa dari kampus ternama yang melakukan ekskavasi di Gua Nganten. Hasilnya, ditemukan beberapa fosil dari masa lampau,” jelas alumni MAN 2 Tuban itu.

Ilham bahkan menunjukkan laporan penelitian berjudul Field Report: Updating Cave Site Data in Tuban, Northern Karst Mountains of Java yang dirilis Indo-Pacific Prehistory Association (IPPA) pada Desember 2023.

Penelitian itu dilaksanakan 19–28 Juni 2023 dengan dukungan Granucci Fund.

“Sumber tersebut bukti bahwa Gua Nganten pernah menjadi objek penelitian,” katanya sambil menunjukkan file di ponselnya.

Ekskavasi itu menemukan jejak hunian prasejarah: fragmen tulang mamalia, gigi mamalia, isolated teeth reptil, fragmen cangkang kerang, hingga alat kerang.

Sebagian besar ditemukan di ujung dinding antara ceruk dan ruang utama gua.

Pemerhati sejarah Tuban, Teguh Fatchur Rozi membenarkan temuan itu. “Temuan fosil itu belum diuji,” ujarnya.

Meski begitu, dia tak menampik potensi besar yang tersimpan. “Sangat bisa (potensi penemuan jejak peninggalan sejarah masa lampau, Red) terutama sebelumnya pernah dilakukan penelitian di sana (Gua Nganten, Red),” pungkasnya.(an/ds)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#wisata #Tuban #fosil #Perbukitan Kapur #Rengel #destinasi #Gua Nganten