Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sehari Pasca Teror Angin Puting Beliung di Tuban : 282 Rumah Rusak, Warga Semanding Trauma

Andreyan (An) • Rabu, 10 Desember 2025 | 18:51 WIB
Salah satu rumah yang terdampak angin puting beliung
Salah satu rumah yang terdampak angin puting beliung

RADARTUBAN – Sehari setelah angin puting beliung menerjang Kecamatan Semanding, luka itu belum benar-benar mengering.

Selasa (9/12) pagi, warga masih berkutat di tengah puing. Genteng berserakan, kayu patah menumpuk, dan rumah-rumah yang dulunya teduh kini tinggal rangka.

Di Dusun Krajan, Desa Penambangan, Ma’rifatin Soimah, 31, atau yang akrab disapa Rifa, duduk tertegun di depan rumahnya. Yang tersisa hanya kerangka kayu. Genteng bertumpuk di halaman.

Bersamanya, tiga anak kecil memilih duduk rapat di sisi sang ibu—tak berani beranjak, tak berani bermain seperti hari-hari sebelumnya.

Wajah trauma belum sepenuhnya pergi dari rumah sederhana itu. Rifa sesekali merangkul anak-anaknya, mencoba menenangkan ketakutan yang masih melekat sejak Senin sore.

“Rumah kami tidak dapat ditempati lagi, jadi sementara mengungsi di rumah orang tua di desa sebelah. Anak-anak semalam menangis tidak dapat tidur nyenyak, sepertinya masih trauma,” ujarnya lirih saat ditemui kemarin.

Detik-detik mencekam sekitar pukul 15.00 masih jelas di ingatannya. Angin berputar kencang, genteng beterbangan, kayu berjatuhan.

“Saya takut rumah ini ambruk ketika melihat genteng dan kayu berjatuhan, saya dan anak-anak bersembunyi di balik bilik kamar tidak berani keluar sembari menunggu suami pulang kerja,” tuturnya.

Mengungsi ke Rumah Kerabat

Rusaknya rumah memaksa Rifa bersama suami dan ketiga anaknya mengungsi ke rumah orang tua di Kelurahan Gedongombo.

“Sementara mengungsi, sembari menunggu kondisi rumah selesai diperbaiki,” ucapnya, pasrah.

Kisah serupa dialami Lina, 35, warga setempat yang rumahnya hanya berjarak beberapa langkah dari kediaman Rifa. Pecahan genteng bercampur kayu dan puing terlihat berserakan di halaman.

“Kondisinya tidak memungkinkan untuk ditempati, kami sementara mengungsi di rumah kerabat. Tak hanya kami, mungkin sekitar puluhan warga lainnya di desa setempat juga mengungsi sambil menunggu kondisi rumah pulih kembali,” jelasnya.

Bencana itu tak hanya merusak bangunan, tetapi juga memutus rasa aman. Listrik sempat padam. Pohon tumbang di sejumlah titik mengancam keselamatan warga.

“Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah. Pohon banyak yang tumbang dan membahayakan,” keluh Lina.

Baca Juga: Mobil Terlempar 100 Meter oleh Puting Beliung di Bekasi, Semua Penumpang Selamat

BPBD : 10 Desa/Kelurahan Terdampak

Data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban mempertegas skala bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji, menyampaikan bahwa hasil asesmen sementara mencatat sedikitnya 10 desa dan kelurahan terdampak.

“Berdasarkan data sementara, total ada 282 rumah mengalami kerusakan, ada dua fasilitas lembaga pendidikan yang juga terdampak,” ungkapnya.

Untuk penanganan, BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Tuban telah mengerahkan personel.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tuban dikerahkan melakukan pembersihan pohon tumbang, membuka akses jalan, serta membersihkan bangunan rumah warga yang rusak.

Sudarmaji mengimbau masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang kini sulit diprediksi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan perubahan cuaca yang cepat berubah dan sulit diprediksi. Terutama bagi masyarakat yang berada di daerah rawan bencana,” tandas mantan camat Plumpang itu.

Di Semanding, bencana bukan lagi angka statistik. Ia hadir di wajah anak-anak yang sulit tidur, di rumah-rumah roboh, dan di warga yang harus mengungsi tanpa tahu kapan bisa pulang sepenuhnya.

Gotong royong menjadi harapan awal, namun pemulihan yang nyata masih sangat dinanti.

Data Sementara Desa yang Terdampak Puting Beliung (per 9 Desember 2025) 

Desa Penambangan: 134 rumah rusak, 13 pohon tumbang

Desa Semanding: 6 rumah rusak, 1 fasilitas pendidikan rusak (3 ruang kelas SDN Semanding)

Desa Prunggahan Kulon: 14 rumah rusak, 1 rumah tertimpa pohon

Desa Genaharjo: 5 rumah rusak

Desa Tegalagung: 102 rumah rusak, 1 titik pohon tumbang

Desa Prunggahan Wetan: 20 rumah rusak, 1 warung tertimpa pohon, 3 pohon tumbang

Desa Sembungrejo: 1 rumah rusak

Desa Gedongombo: 1 pohon tumbang menutup akses jalan

Desa Bektiharjo: 1 pohon tumbang

Kelurahan Sidorejo (Kecamatan Tuban): pohon tumbang menyebabkan kerusakan bangunan di SMAN 2 Tuban. (*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #BPBD #kecamatan semanding #Cuaca Ekstrem #angin puting beliung #desa penambangan