RADARTUBAN – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kawasan Pasar Bongkol, Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban dipastikan tetap jalan.
Namun demikian, dipastikan tidak ada penggusuran pedagang.
Sekretaris Desa Sumurgung Nur Said, menyebut Pasar Bongkol sudah puluhan tahun tak berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi di dalam pasar kosong. Tak ada denyut ekonomi.
‘’Sementara ruko di depan itu kan baru dan pendiriannya pun tidak ada izin,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Karena itu, Said membantah anggapan pemdes mengusir pedagang untuk diganti dengan KDKMP. Menurutnya, secara fungsi, pasar di lokasi tersebut memang sudah tidak ada.
Dia juga menegaskan bahwa sebenarnya pemdes memiliki rencana mengaktifkan kembali pasar pada tahun depan.
Namun, ruko-ruko di bagian depan tetap akan ditertibkan.
Tujuannya, agar lahan desa seluas dua hektare itu bisa dimanfaatkan dan memberikan hasil bagi desa serta mendukung ekonomi warga sekitar.
‘’Tapi ternyata kebetulan ada Program KDKMP, jadi kami pilih lahan pasar ini karena letaknya yang strategis,’’ terangnya.
Said lebih lanjut menyampaikan, gedung KDKMP akan dibangun di lahan seluas 800 meter persegi atau sekitar setengah dari total lahan pasar.
Sisanya, pemdes tetap merencanakan pembangunan kios-kios baru di area bekas pasar. Letaknya bersebelahan dengan KDKMP.
‘’Pedagang yang saat ini menempati kios akan tetap diakomodasi. Jadi nanti kalau masih ingin gabung ya silahkan saja, kalau tidak mau ya tidak masalah,’’ ujarnya.
Terkait lima warga yang tinggal di area pasar, Said memastikan tidak ada pemindahan sepihak.
Pemdes telah menyiapkan lahan relokasi di tanah kas desa, khusus bagi warga yang tidak memiliki lahan sendiri.
‘’Itukan ada warga yang sudah sepuh, tapi kami sediakan lahan di sana, sehingga sementara bisa tinggal,’’ imbuhnya.
Namun demikian, kata dia, pemdes tidak menyediakan anggaran kompensasi maupun pembangunan rumah baru.
Dipastikan, desa hanya menyiapkan lahan. Soal bangunan, menjadi tanggung jawab warga. ‘’Kami tidak ada anggaran untuk membuatkan rumah dan lainnya,’’ pungkasnya.(fud/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama