RADARTUBAN – Kebakaran hebat melanda sebuah toko kelontong di Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Minggu (18/1) sekitar pukul 23.22. Jilatan api yang disertai ledakan membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.
Hampir seluruh bangunan toko yang berukuran sekitar 8 x 10 meter itu terbakar habis. Dipastikan ada korban jiwa. Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.
Sukini, pemilik toko mengatakan, dia terbangun setelah mendengar suara percikan dan ledakan kecil dari depan rumah.
“Setelah saya cek ternyata api sudah membakar barang di toko,” ungkap Sukini saat dimintai keterangan petugas.
Kapolsek Rengel AKP Nuril Huda menyampaikan, berdasarkan keterangan pemilik toko, sumber api pertama kali muncul dari meteran listrik.
“Percikan api langsung menyambar barang sekitar. Terutama tumpukan kardus,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Setelah menerima laporan, polisi segera mensterilkan lokasi kejadian dan mengamankan bangunan di sekitar titik api agar tidak menjalar.
“Tidak ada korban pada peristiwa ini. Alhamdulillah api tidak menjalar ke bengunan lainnya,” ujar Nuril Huda.
Untuk menaklukkan si jago merah, dikerahkan dua unit mobil damkar dari Satpol PP dan Damkar Tuban. Itu pun masih dibantu satu unit mobil pemadam dari Pertamina.
“Tak sampai satu jam, api sudah padam,” kata Kabid Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan Damkar Tuban Sutaji.
Setelah api padam, petugas melakukan pemeriksaan. “Diduga akibat hubungan arus pendek listrik yang memicu panas, sehingga sampai memercikan api,” terangnya.
Peristiwa ini menambah daftar panjang daftar kebakaran yang terjadi berturut-turut dalam empat hari terakhir di wilayah Tuban. Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Terutama terhadap instalasi listrik dan potensi sumber api di lingkungan sekitar.
“Pentingnya melakukan pengecekan instalasi listrik, serta menjauhkan barang dari sumber api atau pun barang yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (an/ds)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni