Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pujiati, Cewek Tuban yang Menemukan Kebebasan Ekspresi Diri Melalui Gerak Tari Modern

Shafa Dina Hayuning Mentari • Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:09 WIB
Pujiati memilih modern dance sebagai sarana ekspresi kreatif
Pujiati memilih modern dance sebagai sarana ekspresi kreatif

RADARTUBAN- Bagi sebagian orang, menari mungkin sekadar hobi di sela padatnya kegiatan. Namun, bagi Pujiati, tari menjadi ruang untuk bisa mengekspresikan diri secara positif tanpa batas.

Dara yang akrab disapa Puput ini belakangan tengah giat mendalami modern dance sebagai pelampiasan kreativitas di tengah kesibukannya sebagai seorang siswa sekolah kejuruan.

Remaja asal Desa Sumberjo, Kecamatan Merakurak ini mengakui ketertarikannya pada dunia tari muncul sejak dirinya duduk di bangku SMP.

Meski menaruh minat di modern dance, keterbatasan fasilitas ekstrakurikuler tari modern di sekolahnya sempat membuat Puput sempat banting setir ke tari tradisional.

Namun, hal itu justru meningkatkan kemampuannya dalam mengolah gerak tubuh.

Menurutnya, tarian ini menawarkan kebebasan gerak yang membuatnya bisa lebih bebas berekspresi melalui berbagai gerakan dance.

"Aku merasa lebih bebas mengekspresikan diri melalui tari modern. Apalagi sifatnya yang tidak pakai pakem. Jadi gerakannya bisa terus di-improve," ujar gadis berzodiak Leo ini.

Meski terlihat santai, Puput mengakui bahwa menguasai modern dance memiliki tantangan tersendiri. Ketukan musik yang bersifat kontemporer dan terkadang abstrak menuntutnya memiliki konsentrasi yang tinggi.

Namun, kerumitan itulah yang membuatnya merasa tertantang untuk terus belajar secara otodidak meski saat ini tidak tergabung dalam ekstrakulikuler maupun club dance.

Meski sedang menggandrungi ritme modern, gadis 17 tahun ini tidak serta-merta melupakan akar budayanya. Dia tetap berkomitmen untuk melestarikan tari tradisional agar tidak tergerus zaman.

"Bagiku, belajar modern dance adalah cara agar tetap relevan dengan perkembangan masa kini. Sementara tari tradisional adalah bentuk identitas ku sebagai generasi muda Tuban," ujarnya.

Siswi kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual SMKN 1 Tuban ini menyebut, menari bukan sekadar gerak, melainkan juga sebagai jembatan untuk mendapatkan berbagai pengalaman baru, menambah relasi, hingga memperluas wawasan.

Meski, saat ini dia belum banyak menjajal panggung besar, Puput tetap konsisten mengembangkan minat dan bakatnya di dunia modern dance. Baginya, ketiadaan sorot lampu panggung bukan hambatan untuk terus berlatih secara personal.

Puput meyakini bahwa setiap lekuk gerakan dalam tarian modern adalah sebuah bahasa cerita, sekaligus media yang untuk mengekspresikan emosi serta perasaan yang ada di dalam dirinya

"Menjalani hobi ini tidak terasa capek karena aku menikmati setiap proses latihan dan gerakannya. Dukungan dari lingkungan sekitar juga sangat besar," pungkasnya. (saf/ds)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#modern dance #smp #tari modern #kreativitas