RADARTUBAN - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026, pengelola TITD Kwan Sing Bio Tuban mulai melakukan berbagai persiapan.
Kawasan kelenteng tampak bersolek dengan beragam ornamen khas Imlek setelah sebelumnya dibersihkan dan diperbarui catnya.
Liana, staf kelenteng, mengatakan, persiapan telah dimulai sejak awal bulan. Kegiatan tersebut meliputi penataan area sembahyang, pembersihan altar dan patung, hingga pemasangan ornamen untuk menyambut perayaan umat tri dharma.
“Persiapan masih terus berjalan. Hingga 16 Februari nanti masih ada beberapa tahap pengecatan dan bersih-bersih yang perlu diselesaikan,” ujar Liana.
Berbagai dekorasi khas Imlek juga mulai terpasang, di antaranya, lampion merah, lilin-lilin berukuran besar, serta umbul-umbul.
Menurut Liana, lebih dari 200 lampion merah telah menghiasi kelenteng yang menghadap Laut Jawa tersebut.
“Lampion merah ini melambangkan keberuntungan, rezeki, kebahagiaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Pemasangnya tidak hanya dari Tuban, tetapi juga dari luar kota hingga luar pulau,” katanya.
Berbeda dengan perayaan Imlek 2576 Kongzili pada tahun lalu, pengelola kelenteng tidak menampilkan patung shio Kuda Api.
Namun, hal itu dinilai tidak mengurangi kekhidmatan maupun kemeriahan perayaan yang akan berlangsung.
Liana berharap memasuki Tahun Kuda Api, Kelenteng Kwan Sing Bio dapat terus berkembang, terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami berharap kegiatan bakti sosial bisa terus berjalan dan jika memungkinkan, dilakukan secara rutin setiap bulan untuk membantu masyarakat sekitar,” ujarnya.
Pada puncak perayaan Imlek nanti, rangkaian kegiatan akan diisi dengan sembahyang bersama serta pertunjukan barongsai di kompleks kelenteng, sebagaimana tradisi tahun-tahun sebelumnya.
“Secara umum tidak ada perbedaan signifikan dari tahun sebelumnya, hanya pergantian shio. Pada hari H tetap akan ada sembahyang bersama dan atraksi barongsai,” kata Liana.(saf/ds)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni