RADARTUBAN – Memasuki pekan kedua Februari, Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Tuban masih belum menampilkan satu pun paket pekerjaan yang dilelang.
Kondisi ini menjadi sorotan DPRD Tuban, mengingat pemerintah daerah sebelumnya berkomitmen mempercepat proses lelang untuk mengantisipasi keterlambatan pelaksanaan kegiatan hingga akhir tahun anggaran.
Ketua Komisi I DPRD Tuban Suratmin mengatakan, secara prinsip pemerintah daerah memang menginginkan proses lelang dimulai lebih awal. Namun, hingga kini, realisasi komitmen tersebut belum terlihat.
“Kami khawatir ada kendala, terutama di sisi administrasi, sehingga proses lelang belum berjalan. Padahal, lelang lebih awal bertujuan agar manfaat pembangunan bisa dirasakan masyarakat lebih cepat,” ujar Suratmin kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Untuk memastikan persoalan yang dihadapi, DPRD berencana kembali berkomunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) mitra komisi, salah satunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PRKP) Kabupaten Tuban.
Dalam komunikasi awal dengan Kepala DPUPR-PRKP Tuban Agung Supriyadi, disebutkan bahwa belum dimulainya proses lelang disebabkan oleh sejumlah persoalan administratif.
Selain itu, setiap paket pekerjaan membutuhkan dukungan konsultan dan pendamping kegiatan, sehingga tahapan persiapan lelang memerlukan waktu.
“Kegiatan cukup banyak, sementara jumlah personel terbatas. Kondisi ini yang menjadi kendala,” kata Agung, seperti disampaikan Suratmin.
Wakil rakyat yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Tuban menilai, persoalan tersebut perlu segera dicarikan solusi bersama. Dia mengingatkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri terus memantau realisasi serapan anggaran daerah secara berkala.
Menurut dia, komitmen lelang lebih awal perlu kembali ditegaskan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tepat waktu.
“Selain cepat, yang tidak kalah penting adalah prosesnya tepat sasaran dan anggarannya tertata dengan baik, sehingga perencanaan bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kepala DPUPR-PRKP Tuban Agung Supriyadi belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi secara terpisah terkait belum adanya paket pekerjaan dari dinasnya yang dilelang.(fud/ds)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni