RADARTUBAN-Di tengah keterbatasan fasilitas layanan publik, warga RW 07 Lingkungan Wire, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding menghadirkan terobosan berbasis solidaritas.
Rukun warga yang membawahi delapan rukun tetangga (RT) itu kini memiliki satu unit Ambulans Siaga hasil swadaya masyarakat.
Keberadaan ambulans tersebut, mungkin menjadikan RW 07 sebagai satu-satunya lembaga kemasyarakatan tingkat lingkungan di Tuban yang memiliki armada transportasi layanan kemanusiaan sendiri.
Layanan ini setara dengan fasilitas operasional milik sejumlah pemerintah desa/ kelurahan, ormas, lembaga sosial, dan fasilitas kesehatan.
Mobil Ambulans Siaga itu dibeli dari urunan seluruh warga RW setempat plus bantuan sejumlah donatur.
Mobil minivan warna ungu tersebut tidak hanya difungsikan untuk layanan kegawatdaruratan medis, namun juga mengangkut jenazah.
Karena itu, ambulans ini dilengkapi fasilitas dua layanan tersebut. Termasuk alat bantu pernapasan berupa tabung oksigen berikut regulator, masker, dan ventilator. Juga blakar atau tandu.
Ambulans Siaga ini nantinya stand by di Balai RW 07 di Jalan Gedongombo. Persisnya di depan Gua Perut Bumi.
Di sinilah, RW juga membangun garasi ambulans sekaligus pos siaga yang juga dibiayai dari dana urunan warga.
Ketua RW 07 Supriyanto mengatakan, pengadaan ambulans didorong kebutuhan mendesak transportasi darurat untuk merujuk pasien, ibu hamil/bersalin, dan kondisi gawat darurat lainnya dari rumah warga ke fasilitas kesehatan.
Ambulans juga mendukung pengangkutan jenazah dari rumah warga atau rumah sakit menuju tempat persemayaman maupun pemakaman.
“Terutama bagi warga yang kesulitan akses, kurang mampu, atau terkendala biaya. Layanan ini kami berikan secara gratis atau terjangkau,” kata Supriyanto.
Dengan memiliki ambulans sendiri, kata dia, warga dan anggota keluarganya tidak perlu menunggu ketersediaan fasilitas dari pihak lain.
“Harapannya, pelayanan bisa lebih cepat dan tidak memakan waktu lama,” ujar pensiunan pegawai Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Tuban itu.
Lebih dari sekadar alat transportasi, keberadaan Ambulans Siaga RW 07 juga mencerminkan standar pelayanan sosial yang lebih tertata dan nyaman sebagaimana yang selama ini dijalankan sejumlah pemerintah desa/kelurahan, ormas, lembaga sosial, dan fasilitas kesehatan.
Karena berbasis solidaritas, seluruh operasional mobil Ambulans Siaga ini nantinya dibayai secara gotong royong melalui mekanisme swadaya masyarakat.(*)
Editor : Dwi Setiyawan