Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sempat Dua Kali Gagal, Proyek TPST Gunung Panggung Kembali Masuk Rencana Pusat dengan Anggaran Rp 105 Miliar

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 1 April 2026 | 07:42 WIB
TPST Gunung Panggung kembali masuk rencana pembangunan. Anggaran ratusan miliar disiapkan setelah dua kali gagal terealisasi. (RADAR TUBAN)
TPST Gunung Panggung kembali masuk rencana pembangunan. Anggaran ratusan miliar disiapkan setelah dua kali gagal terealisasi. (RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Harapan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Gunung Panggung kembali menguat setelah sempat dua kali gagal terealisasi.

Tahun ini, proyek pengelolaan sampah modern tersebut kembali masuk dalam rencana pemerintah pusat, dengan nilai anggaran yang tidak sedikit.

Anggaran Rp105 Miliar Disiapkan

Berdasarkan data pada laman sirup.inaproc.id milik Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), total anggaran sebesar Rp 105 miliar telah disiapkan.

Baca Juga: Belum Ada Timbangan dan Sistem Lindi, TPA Jatirogo dan Rengel Masih Jauh dari Standar Kelayakan Nasional

Dari jumlah tersebut, Rp 90 miliar dialokasikan untuk pekerjaan fisik melalui Pelaksanaan Cipta Karya Wilayah I Provinsi Jawa Timur. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada September mendatang.

Selain itu, pemerintah pusat juga menganggarkan Rp7,9 miliar untuk pengadaan mobil pikap sebagai sarana pengumpulan sampah dari hulu.

Sementara Rp 7,7 miliar lainnya digunakan untuk pendampingan pembentukan serta penguatan organisasi pengelola layanan pengumpulan sampah terpilah di tingkat desa dan kelurahan.

Belajar dari Dua Kegagalan Sebelumnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, Anthon Tri Laksono, membenarkan rencana tersebut. Ia menyebut pemerintah daerah telah mengikuti rapat bersama pemerintah pusat dan menerima informasi terkait kesiapan anggaran serta perencanaan teknis.

“Disampaikan bahwa anggaran tersedia dan perencanaan teknis sudah ada, mudah-mudahan bisa terealisasi,” ujarnya.

Meski demikian, kepastian waktu pelaksanaan belum bisa dipastikan sepenuhnya. Pengalaman kegagalan sebelumnya membuat pihaknya lebih berhati-hati.

Diketahui, proyek serupa pernah batal meski telah memasuki tahap lelang.

Dari RDF hingga TPST, Dua Kali Gagal Terwujud

Rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern di TPA Gunung Panggung sejatinya sudah bergulir sejak 2021.

Saat itu, Kementerian PUPR merancang pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) dengan anggaran Rp122 miliar.

Pemerintah Kabupaten Tuban bahkan telah menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung. Namun, proyek tersebut urung direalisasikan.

Upaya serupa kembali muncul pada 2024 melalui rencana pembangunan TPST senilai Rp101 miliar. Sayangnya, rencana itu kembali kandas.

“Kami berharap tahun ini bisa benar-benar terlaksana, bismillah bisa terealisasi,” imbuh Anthon.

Baca Juga: Keterbatasan Bukan Penghalang, Cerita Salsa Magang di Favehotel Tuban

Lokasi Siap, Tinggal Eksekusi

Dari sisi kesiapan, proyek ini dinilai tidak lagi menghadapi kendala berarti. Lokasi TPA Gunung Panggung disebut telah siap sejak rencana awal disusun pada 2021.

“Lokasinya sudah ready, tinggal pelaksanaan,” tegasnya.

Sebagai informasi, pembatalan proyek TPST pada 2024 tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR bernomor PB0201-Dc/591.9.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa World Bank sebagai pendana belum memprioritaskan Kabupaten Tuban. Pada 2025, pendanaan difokuskan untuk optimalisasi TPST tahap I dan II.

Sementara Tuban yang masuk tahap III belum menjadi prioritas, sehingga proyek belum dapat dilanjutkan saat itu. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#tempat pengolahan sampah #tpa #gunung panggung #anggaran