RADARTUBAN – Pagi yang cerah kemarin (29/5) mendadak histeris oleh teriakan belasan siswa SMPN 3 Bancar saat hendak berangkat ke sekolah. Mobil pikap yang ditumpanginya terperosok ke sawah di Desa Tengger Kulon, Kecamatan Bancar.
Akibat dari kejadian itu, satu siswa dilarikan ke puskesmas lantaran mengalami luka. Sementara belasan siswa lain dipastikan dalam kondisi aman.
‘’Setelah kejadian itu, mereka langsung diantar menuju sekolah. Untuk satu siswa yang luka ringan mendapat perawatan di puskesmas,’’ kata salah satu anggota Satlantas Polres Tuban yang enggan disebutkan namanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi di TKP, insiden kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. ‘’Dugaan sementara, sopir pikal tanpa nomor kendaraan itu mengantuk sehingga mengalami selip dan masuk sawah,’’ jelasnya.
Baca Juga: Jalan Rusak dan Pengendara Lalai: Dua Sisi Kecelakaan Lalu Lintas
Hal ini semakin mengafirmasi pentingnya angkutan desa untuk pelajar yang aman dan nyaman. Besar harapan, transportasi pelajar Si Mas Ganteng milik Pemkab Tuban juga menjangkau wilayah pelosok desa sehingga para siswa tidak lagi naik pikap.
‘’Untuk wilayah sini (Kecamatan Bancar, red) rata-rata siswa dari desa memang naik pikap. Semoga setelah kejadian ini, mobil Pemkab Tuban Si Mas Ganteng juga menjangkau siswa di desa-desa,’’ ujar salah satu PPPK di SMPN Kecamatan Bancar.
Sementara itu, Kapolsek Bancar Iptu Dwi Purwoko menekankan kepada para sopir pengangkut pelajar di wilayah Kecamatan Bancar untuk mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan dan kenyamanan para penumpang.
‘’Kendaraan yang tidak patuh aturan harus ditindak tegas supaya memberikan efek jera, dan agar ke depannya tidak mengulangi pelanggaran-pelanggaran di jalan raya,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni