Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rekayasa Lalu Lintas Ring Road Tuban Kian Semrawut, Pengendara Rawan Tabrakan

Andreyan (An) • Jumat, 12 Juni 2026 | 16:52 WIB
Kondisi jalur ring road Tuban tampak semakin tidak beraturan setelah rekayasa lalu lintas diterapkan sejak dua bulan terakhir.
Jalur Ring Road Kian Semrawut. (ANDREYAN/RADAR TUBAN)
Kondisi jalur ring road Tuban tampak semakin tidak beraturan setelah rekayasa lalu lintas diterapkan sejak dua bulan terakhir. Jalur Ring Road Kian Semrawut. (ANDREYAN/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Alih-alih menjadi solusi untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas, jalur ring road malah semakin rawan terjadi kecelakaan. Itu menyusul rekayasa lalu lintas yang kian semrawut.

Lajur yang ditutup demi kepentingan pemeliharaan jalan masih sering dipakai kendaraan melintas.

Sementara lajur aktif yang sejatinya diperuntukan bagi arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Semarang kerap dipadati kendaraan dari arah berlawanan yang menerobos jalur.

Padahal, kendaraan dari arah Semarang sejatinya telah disediakan jalur rekayasa lalu lintas, yakni melintasi arah RE Martadinata Tuban, belok kanan menuju Jalan Manunggal Tuban.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas JLS Tuban Kembali Makan Korban, Pemotor Tewas

Namun dalam praktiknya, masih banyak pengemudi yang memilih jalan pintas dengan melawan pola rekayasa lalu lintas yang sudah ditetapkan.

Pemandangan kendaraan saling berhadapan dalam satu lajur kini menjadi hal yang hampir setiap hari terlihat di lokasi. Situasi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tapi juga memunculkan ancaman bagi keselamatan para pengendara.

Anehnya, situasi yang sudah berlangsung hampir dua bulan ini justru seakan dibiarkan saja oleh pihak-pihak yang bertanggung-jawab melakukan pengamanan pada jalur tersebut, tanpa adanya solusi yang konkret.

Santoso, warga di jalur ring road Desa Kembangbilo, Kecamatan Semanding mengaku was-was setiap kali melintasi jalan lingkar selatan (JLS) tersebut.

‘’Jalurnya membingungkan, saya setiap kali pengen menuju Surabaya menggunakan mobil pilih aman lewat jalur dalam Kota Tuban dibandingkan harus lewat ring road, apalagi setiap malam penerangannya cukup gelap,’’ keluhnya.

Lebih lanjut, bapak dua anak itu menyayangkan sikap pihak kepolisian maupun dinas perhubungan yang seakan membiarkan kondisi jalur yang semakin semrawut tersebut.

‘’Paling tidak seharusnya ada evaluasi jalur, atau mengawasi pengendara agar tidak sampai melawan arus,’’ tandasnya.

Keluhan senada diungkapkan Solekan, pengemudi asal Kabupaten Nganjuk. Ketika pertama kali melintasi jalur tersebut, dirinya mengaku kebingungan lantaran situasi arus yang cukup semrawut.

‘’Seharusnya ada polisi yang jaga, jalur ini cukup membahayakan bagi pengendara yang baru pertama kali melintas,’’ keluhnya.

Dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, Kanit Turjawali Ipda Rizky Dwi Prasetyo mengaku telah melakukan sejumlah upaya agar rekayasa lalu lintas di jalur ring road sesuai yang telah ditetapkan. Salah satunya dengan memasangi portal di ujung jalur simpang utara.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas JLS Tuban Kacau, Warga Pasang Plang Bambu Hadang Pelanggar

Disinggung ihwal evaluasi jalur, pihaknya mengaku belum bisa melakukan evaluasi jalur lantaran masih banyak agenda yang harus diselesaikan.

‘’Kami belum rakor evaluasi jalur dengan pihak terkait, ke depan akan segera kami agendakan,’’ tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, dari pengawasan jalur rekayasa yang telah dilakukan oleh jajarannya, salah satu catatan yang masih sering didapati yakni adanya kendaraan yang tak patuh terhadap rute yang telah ditetapkan.

‘’Masih banyak yang melanggar, tentu ini akan menjadi catatan. Terlebih, rekayasa lalu lintas ini diperkirakan masih akan berlangsung lama, sampai tahap pemeliharaan dan perbaikan selesai,’’ pungkasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #Jalan Lingkar Selatan #ring road #Kecelakaan