RADARTUBAN – Tiga bulan setelah kebakaran menghanguskan puluhan kios di Pasar Baru Tuban pada 23 April silam, upaya pembenahan sistem proteksi kebakaran masih terus dilakukan.
Sejumlah pekerjaan rumah belum rampung. Dua di antaranya penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) hingga pembenahan hydrant atau sistem pemadam kebakaran manual yang menyediakan sumber air bertekanan tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban Sutaji mengatakan, pihaknya masih rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar. Monitoring dilakukan sedikitnya dua kali setiap bulan untuk memastikan sistem proteksi kebakaran terus dibenahi secara bertahap.
Baca Juga: Dua Bulan Menanti Tanpa Kepastian, Korban Kebakaran Pasar Baru Tuban Tagih Janji Tenda Darurat
"Kami masih rutin monitoring, satu bulan minimal dua kali untuk pengecekan sistem proteksi kebakaran yang terus bertahap agar bisa segera terpenuhi," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Hasil evaluasi pascakebakaran menunjukkan perlunya penambahan APAR di setiap lorong deretan kios. Menurut Sutaji, penyediaan alat pemadam tidak hanya menjadi tanggung jawab pedagang, namun juga perlu mendapat dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
"Harapannya tak hanya para pemilik kios menyediakan APAR, kami juga mendorong dinas terkait juga turut mengimbangi penyediaan APAR demi meminimalisir kejadian serupa terulang lagi," jelasnya.
Selain memperkuat sarana pemadam, Damkar Tuban juga menggandeng PLN untuk memeriksa jaringan listrik di dalam pasar. Langkah tersebut dilakukan guna mendeteksi kabel yang bermasalah sekaligus mendorong pemeliharaan instalasi listrik di setiap kios agar risiko korsleting dapat ditekan.
"Pemeliharaan sistem kelistrikan juga penting, untuk meminimalisir terjadinya korsleting listrik," tuturnya.
Sementara itu, pembenahan hydrant pasar juga masih menjadi pekerjaan yang belum tuntas. Sutaji mengakui fasilitas tersebut belum dapat berfungsi maksimal karena belum dilengkapi pompa air.
"Ada pipa pompa namun tidak ada alat pompa sehingga debit air yang keluar tidak maksimal, semoga segera disediakan demi memenuhi standar proteksi kebakaran di Pasar Baru Tuban," tandasnya. (an/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban