RADARTUBAN — Masa depan tidak hanya dibangun dengan teknologi dan kemajuan. Sejarah, budaya, alam, dan masyarakat tetap menjadi bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan.
Pesan tersebut dibawa siswa-siswi SMK Taruna Jaya Prawira (TJP) Tuban dalam Tuban Specta Night Carnival (TSNC), Sabtu (29/8) malam.
Mengusung tema ”The Legend of Harmony”, mereka mencoba membayangkan wajah Tuban pada 2050 melalui kostum, pertunjukan, dan berbagai kreativitas.
Konsep yang ditampilkan menggambarkan Tuban sebagai daerah yang maju dan modern, tetapi tetap berpijak pada identitas yang diwariskan generasi sebelumnya.
Baca Juga: Dua Siswa SMK TJP Tuban Ukir Prestasi Nasional, Sabet Juara di Dua Kompetisi
Wakil Kepala SMK TJP Tuban Bidang Kesiswaan Achmad Chairul Mizan mengatakan, pemilihan tema tersebut memiliki pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat.
”The Legend” dimaknai sebagai pengingat bahwa perjalanan menuju masa depan harus tetap berangkat dari sejarah dan legenda yang menjadi bagian dari identitas Tuban.
”Melalui tema ini kami ingin menyampaikan bahwa Tuban boleh maju, modern, dan penuh teknologi, tetapi jangan sampai kehilangan jati dirinya,” ujar Mizan.
Menurut dia, kata ”Harmony” menggambarkan keseimbangan yang harus dibangun dalam menghadapi masa depan. Harmoni tidak hanya menyangkut hubungan manusia dengan teknologi, tetapi juga kemajuan dengan budaya, pembangunan dengan kelestarian alam, serta generasi muda dengan generasi terdahulu.
Adapun masa depan atau ”Future” merepresentasikan cita-cita Tuban pada 2050. Tuban dibayangkan menjadi daerah yang semakin maju, cerdas, dan inovatif dengan dukungan sumber daya manusia yang unggul.
Melalui penampilan tersebut, siswa SMK TJP ingin menunjukkan bahwa teknologi dan budaya bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya justru dapat berjalan beriringan untuk membentuk masa depan daerah.
”Siswa-siswi kami ingin menunjukkan bahwa teknologi dan budaya tidak harus dipertentangkan. Keduanya bisa berjalan bersama. Inilah pesan yang ingin kami bawa melalui Tuban Specta Night Carnival,” kata Mizan. (an/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban