Kebakaran Hebat di Area Parkir Cargo Milik PT Silog, 13 Truk dan Tumpukan Palet Hangus Terbakar

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 21:38 WIB
Tangkapan layar video situasi saat Damkar Tuban hendak padamkan kebakaran di area parkir cargo milik PT Silog, Rabu (2/9). (Istimewa)
Tangkapan layar video situasi saat Damkar Tuban hendak padamkan kebakaran di area parkir cargo milik PT Silog, Rabu (2/9). (Istimewa)

RADARTUBAN - Sebanyak 13 unit armada truk dan tumpukan palet berukuran besar hangus dilalap si jago merah dalam insiden kebakaran hebat yang menerjang Area Parkir Cargo milik PT Semen Indonesia Logistik (Silog) di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Rabu (2/9) siang menjelang sore. 

Peristiwa kebakaran besar tersebut mengagetkan warga sekitar dan pihak perusahaan setelah kobaran api dengan cepat membesar serta membubung tinggi ke udara. 

Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban langsung dikerahkan ke lokasi usai menerima laporan darurat dari warga setempat maupun dari pihak perusahaan. 

Baca Juga: Lahan GRR Tuban Kembali Terbakar, Standar Proteksi Kebakaran Jadi Sorotan

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Tuban Sutaji mengonfirmasi, bahwa pihak damkar menerima panggilan darurat pertama kali pada sore hari. 

Respons cepat segera dilakukan dengan mengerahkan beberapa armada pemadam dari berbagai pos operasional.

"Kami mendapat laporan sekitar pukul 14.22 WIB masuk ke mako kami, bahwa telah terjadi kebakaran di lokasi Silog sini. Mendapati laporan tersebut, segera kami perintahkan teman-teman dari dua pos, yaitu Pos Mako dan Pos Bancar untuk terjun ke lokasi," ujar Sutaji saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Taji sapaannya menjelaskan, bahwa pihaknya tidak hanya mengandalkan personel internal dari dua pos utama.

Pihak Damkar Tuban juga menjalin koordinasi lintas sektor dengan menginstruksikan perusahaan terdekat untuk memberikan bantuan pemadaman, serta bekerja sama erat dengan jajaran elemen Forkopimka setempat. 

Berdasarkan pendataan awal dan informasi langsung yang diperoleh dari pihak perusahaan, material yang terbakar di lokasi terdiri dari belasan kendaraan angkut berat serta material pendukung operasional. 

"Informasi dari pemilik, tadi ada truk sejumlah 13 unit. Kemudian ada tumpukan palet yang terbakar," tambahnya.

Proses pemadaman tidak berlangsung tanpa hambatan. Petugas di lapangan menghadapi kendala teknis yang cukup berat. 

Menurut Taji, embusan angin yang kencang di sekitar lokasi kejadian menjadi pemicu cepat merambatnya kobaran api. 

Selain itu, banyaknya tumpukan material yang mudah terbakar membuat kobaran api sulit dijinakkan. 

Untuk mengatasi kendala tersebut, tim pemadam menerapkan taktik khusus berupa isolasi dan pemisahan material. 

Langkah ini diambil guna mencegah lidah api semakin meluas dan melalap bangunan atau aset lain di sekitarnya.

"Kendala pertama adalah angin kencang, kemudian material terlalu banyak. Makanya tadi fokus kami adalah memisahkan material terlebih dahulu. Kami jauhkan material dari titik api. Setelah material ini sudah jauh dari api, baru kita fokus mengepung dan melokalisasi apinya," jelasnya secara detail.

Mengenai penyebab pasti munculnya titik api awal serta total taksiran kerugian materiil akibat peristiwa nahas ini, pihak Damkar Tuban menyatakan belum bisa memberikan rincian angka pasti. 

Saat ini prioritas utama petugas adalah menuntaskan proses pemadaman dan pendinginan agar tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
Sumber : Radar Tuban
Tuban damkar kebakaran pt silog