Insentif 5.346 Guru TPQ di Tuban Cair, Setelah Tertunda Delapan Bulan

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 11:23 WIB
Ilustrasi insentif. (Jawapos.com)
Ilustrasi insentif. (Jawapos.com)

RADARTUBAN - Setelah sempat tertunda selama delapan bulan, insentif bagi guru taman pendidikan Alquran (TPQ) di Kabupaten Tuban akhirnya dicairkan.

Pemkab Tuban memastikan insentif untuk triwulan pertama dan kedua telah disalurkan kepada para penerima pada akhir Agustus 2026.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, pencairan tersebut sekaligus mengakhiri persoalan yang sempat menggantung sejak awal tahun. “Insentif guru sudah cair, dan tentu sudah tidak ada persoalan,” ujar Mas Lindra, sapaan akrabnya.

Menurut dia, anggaran yang telah dicairkan untuk dua triwulan tersebut mencapai sekitar Rp 6 miliar. Pencairan baru dilakukan pada Agustus karena proses verifikasi data penerima dilakukan lebih ketat.

Baca Juga: Cair! Insentif Guru PAUD-TK di Tuban Akhirnya Masuk Rekening

Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari lembaga terkait sebagai basis data. Selain itu, yayasan atau lembaga TPQ diminta memperbarui data pada Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama.

“Dari aplikasi tersebut kami butuh data jumlah santri, tenaga pendidik,” ujarnya.

Setelah proses verifikasi, pemerintah menetapkan sebanyak 5.346 guru sebagai penerima insentif. Total anggaran untuk pencairan tersebut mencapai Rp 6,4 miliar.

Pemerintah daerah, selanjutnya akan mencairkan insentif untuk triwulan ketiga dan keempat. Dengan demikian, total anggaran insentif guru TPQ selama 2026 diproyeksikan mencapai Rp 12,8 miliar. “Dan guru penerima insentif akan tetap sama hingga akhir tahun,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Tuban Mat Dasim meminta pemerintah memperbaiki mekanisme pencairan insentif. Dia mendorong agar insentif guru TPQ dapat dicairkan secara rutin setiap bulan.

Menurut Mat Dasim, perhatian serupa perlu diberikan kepada pendidik nonformal dan guru pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Tujuannya agar realisasi anggaran berjalan dengan baik dan anggaran yang sudah tersedia agar tidak menjadi silpa,” ujarnya.

Dia berharap keterlambatan pencairan insentif guru TPQ yang terjadi tahun ini tidak kembali terulang pada 2027. Karena itu, proses verifikasi kelengkapan dokumen penerima perlu dilakukan lebih awal.

Verifikasi tersebut, kata dia, tidak hanya mencakup guru TPQ, tetapi juga pendidik nonformal dan guru PAUD. “Agar mulai tahun 2027 Insentif yang dijanjikan dapat dicairkan setiap bulan,” pungkasnya.(fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban guru tpq insentif