RADARTUBAN - Kendati berstatus daerah pesisir pantai utara Jawa, kesiapsiagaan pemadam kebakaran di wilayah Kabupaten Tuban masih menyisakan celah.
Hingga saat ini, Damkar Tuban belum dibekali kapal pemadam khusus untuk menangani insiden kebakaran di perairan maupun tengah laut.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Tuban Sutaji menjelaskan, bahwa setiap pengadaan sarana dan prasarana armada selalu didasarkan pada perencanaan serta skala prioritas program.
Baca Juga: Cegah Karhutla Saat Kemarau, Damkar Tuban Minta Warga Tak Bakar Sampah dan Puntung Rokok
Menurutnya, keberadaan kapal pemadam khusus memang dibutuhkan, namun saat ini pihaknya menyebut masih terdapat kebutuhan lain yang dinilai lebih mendesak untuk segera dipenuhi.
"Perlunya perlu, tapi untuk prioritasnya kami kebetulan ada prioritas lain yang harus segera kami lakukan pengadaan. Jadi ke depan kalau semua yang lebih prioritas sudah terpenuhi, nanti termasuk untuk antisipasi kebakaran kapal juga akan kami prioritaskan," ujar Taji sapaan karibnya.
Sinergi Bersama Polairud untuk Kebakaran Perairan
Dia menambahkan, untuk penanganan kebakaran kapal atau perahu yang berada di kawasan pelabuhan dan perairan dekat daratan, personelnya dapat merespons cepat tanpa harus menggunakan perahu khusus.
Namun, jika insiden terjadi di tengah laut, Damkar Tuban menetapkan teknis koordinasi intensif bersama Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud).
"Kalau di laut pastinya Polairud bersama kami. Kami selalu dihubungi Polairud untuk Bersama-sama melaksanakan pemadaman. Jadi kami tetap garda terdepan untuk pemadaman, bersama Polairud tentunya," tegasnya.
Persebaran 7 Armada Fire Truck di Kabupaten Tuban
Terkait kekuatan personel dan kesiapsiagaan di darat, Taji membeberkan bahwa saat ini Damkar Tuban menyiagakan total 7 unit armada mobil pemadam kebakaran (fire truck).
Seluruh armada tersebut disebar di beberapa titik pos siaga untuk menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban.
Rinciannya, Pos Rengel 1 Unit Fire Truck, Pos Singgahan: 1 Unit Fire Truck, Pos Jatirogo: 1 Unit Fire Truck, Pos Banjar: 1 Unit Fire Truck, dan Mako Induk (Pusat Kota): 3 Unit Fire Truck
“Penempatan 3 unit armada di Mako Induk bertujuan untuk mengamankan wilayah pusat kota sekaligus menjadi unit cadangan (backup) utama apabila terjadi kebakaran skala besar di pos kecamatan lain,” pungkas mantan Camat Bancar ini. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban