RADARTUBAN - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 7,90 persen pada perdagangan hari ini, Selasa (8/4), mengakhiri sesi di level 5.996,14 setelah mengalami penurunan sebesar 514,47 poin.
Penurunan ini terjadi pada hari pertama perdagangan setelah libur Lebaran, dengan indeks LQ45 juga mengalami penurunan signifikan sebesar 9,09 persen ke level 667,77.
Sejak awal sesi perdagangan, IHSG sudah menunjukkan tanda-tanda negatif, bahkan sempat mencapai titik terendah di angka 5.912,06 yang merupakan level terendah dalam tiga tahun terakhir.
Hal ini menyebabkan penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama 30 menit sesuai dengan peraturan Bursa Efek Indonesia.
Dari total transaksi, sebanyak 30 saham mengalami kenaikan, sementara 672 saham turun dan 95 saham stagnan.
Total volume perdagangan mencapai 22,63 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 20,22 triliun.
Selain itu, nilai tukar rupiah juga melemah sebesar 69,5 poin (0,41 persen) terhadap dolar AS, menjadi Rp 16.853 pada pukul 19.45.
Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi global dan dampak kebijakan luar negeri yang dapat mempengaruhi pasar domestik. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama