RADARTUBAN- Fenomena mengejutkan datang dari kalangan Generasi Z.
Meski usia masih muda, sebagian dari mereka memilih mencairkan tabungan pensiun lebih awal.
Data survei Payroll Integrations menyebut, hampir 46 persen pekerja Gen Z berusia rata-rata 28 tahun sudah mengambil dana pensiun dini.
Dari jumlah tersebut, 42 persen digunakan untuk membayar utang, sementara 25 persen lainnya dipakai untuk biaya darurat.
Strategi Bayar Utang Bunga Tinggi
Perencana keuangan bersertifikat (CFP) Kevin Feig menilai langkah tersebut sebenarnya tidak ideal. Dana pensiun seharusnya disiapkan untuk kebutuhan hari tua.
Namun, Feig menyebut ada kondisi tertentu yang bisa menjadikan langkah ini masuk akal.
Misalnya, jika harus menghadapi utang bunga tinggi kartu kredit yang rata-rata mencapai 24,36 persen.
“Mencairkan dana pensiun bisa jadi strategi untuk mengurangi beban bunga yang membengkak,” ujarnya.
Masa Depan Jadi Taruhan
Meski bisa membantu sesaat, risiko jangka panjang tetap besar. Tabungan pensiun yang terkuras membuat keamanan finansial di masa tua rentan hilang.
Selain itu, pencairan lebih awal umumnya dikenai biaya administrasi dan denda, sehingga dana yang tersisa makin tipis.
Akibatnya, Gen Z berpotensi kehilangan bantalan finansial di masa mendatang.
Alternatif Solusi Lain
Pakar keuangan mengingatkan agar anak muda lebih bijak mengelola uang.
Alih-alih menguras tabungan pensiun, Gen Z disarankan mencari jalan lain, seperti penghasilan tambahan, pinjaman berbunga rendah, atau restrukturisasi utang.
Literasi finansial dianggap sebagai kunci utama agar generasi ini bisa keluar dari jeratan utang.
“Penting untuk menyeimbangkan kebutuhan sekarang dengan masa depan,” imbuh Feig.
Tantangan Ekonomi Gen Z
Dengan kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, ditambah gaya hidup yang cenderung kompleks, Gen Z dituntut lebih cermat dalam menyusun rencana keuangan.
Inflasi dan biaya hidup yang meningkat terus menjadi ujian. Tanpa disiplin dan edukasi finansial sejak dini, mereka terancam kesulitan di masa depan.
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni