Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

SBY Soroti Penguatan Rupiah dan IHSG, Sebut Sinyal Positif untuk Ekonomi Indonesia

Ika Nur Jannah • Kamis, 11 Juni 2026 | 13:08 WIB
Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. (Tangkapan layar YouTube @SBYudhoyono)
Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. (Tangkapan layar YouTube @SBYudhoyono)

RADARTUBAN - Mantan Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyatakan bahwa penguatan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir merupakan sinyal positif bagi perekonomian Indonesia.

SBY menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto atas kabar baik ini.

"Alhamdulillah, ada "good news" untuk kita semua. dua hari ini, pada 9-10 Juni 2026, rupiah dan IHSG menunjukkan penguatan yang signifikan. Selamat dan terimakasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini merupakan awal dan pertanda baik. ~a good beginning," tulis SBY di akun X pribadinya.

Baca Juga: Tekanan Belum Usai, IHSG Diproyeksi Lanjut Koreksi pada Awal Perdagangan Juni

SBY menyebut bahwa berita positif ini menjadi bukti bahwa apa yang dia sampaikan pada Mei 2026 tidak salah. 

"Kabar baik ini membuktikan apa yang saya sampaikan bulan mei 2026 yang lalu tidak keliru. Pemerintah, tentunya pemimpin kita presiden Prabowo Subianto, masih memiliki sumber daya politik dan ekonomi untuk mengatasi tekanan ekonomi yang kita rasakan saat ini. Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita." Tambahnya 

Menurutnya, pemerintah telah berhasil menghentikan proses depresiasi nilai rupiah dan IHSG yang sebelumnya berlangsung secara sistematis dengan jumlah yang besar.

"Pemerintah berhasil menghentikan proses pelemahan rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis berturut-turut dalam jumlah yang besar. Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia tentunya bersinergi dengan pemerintah menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontok yang rupiah dan IHSG," katanya.

SBY berharap penguatan ini menjadi awal yang baik bagi perekonomian nasional.

"Kedepan, hari-hari mendatang, kita berharap pemerintah terus melakukan langkah-langkah stabilitas ekonomi. Menyehatkan APBN kita. Membatasi dan mengendalikan jumlah utang pemerintah. Mencegah terjadinya kenaikan harga barang dan jasa yang bisa memukul kehidupan rakyat. Memulihkan kepercayaan investor," Tuturnya 

Ia juga mengingatkan bahwa perlu adanya dukungan publik yang kuat. 

"Perlu dukungan publik yang kuat. Ingat, "In crucial thing, unity". "In important thing, dialogue" dan di wadahinya keragaman pandangan yang konstruktif. Pikiran yang rasional, kebijakan yang tepat dan aksi-aksi nyata yang serius menjadi Sangat penting, SBY," Tutupnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#indeks harga saham #ihsg #nilai tukar rupiah #sby