RADARTUBAN - Rizky Nazar dan Cut Syifa sukses perankan karakter Alfa dan Andra dalam sinetron My Heart yang di tayangkan di SCTV hingga memenangkan SCTV Awards.
Alfa yang diperankan oleh Rizky Nazar merupakan seseorang yang memiliki misi akan cinta masa lalunya dengan mantan kekasih yaitu Andra yang diperankan oleh Cut Syifa.
Sedangkan Andra adalah dokter yang bersifat dingin namun selalu peduli dengan orang-orang di sekitarnya.
Kepiawaiannya dalam beradu peran mencuri perhatian para penggemar. Mereka bahkan dapat membuat orang-orang terbawa perasaan hanya dengan melihat adegan antara karakter Alfa dan Andra dalam sinetron My Heart.
Maka dari itu, tak heran jika Rizky Nazar dan Cut Syifa sukses memenangkan SCTV awards dalam kategori Pasangan Karakter Sinetron Paling Ngetop.
Saat menerima piala penghargaan, Cut Syifa beri ucapan terimakasih kepada Rizky Nazar yang kembali bekerja sama setelah sekian lama tidak dipertemukan dalam satu projek.
"Makasih kak, setelah sekian lama kita nggak seprojek, akhirnya kita bisa memenangkan ini," ungkap Cut Syifa.
Saat bertemu dengan wartawan, Cut Syifa mengaku tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan kategori Pasangan Karakter Sinetron Paling Ngetop. Menurutnya, para pasangan karakter dalam sinetron lain yang masuk nominasi dapat memainkan peran dengan kemistri yang sangat bagus.
"Jujur enggak (nyangka) karena aku melihat kompetitor yang lain, maksutnya nominator yang lain bagus banget. mereka kemistrinya juga luar biasa. aku masuk nominasi aja udah seneng banget sih,"
Menanggapi pertanyaan yang diajukan wartawan mengenai bagaimana perasaannya telah memenangkan nominasi, Cut Syifa kembali ucapkan rasa syukur telah mendapatkan kesempatan untuk kembali beradu akting bersama Rizky Nazar.
Tak hanya itu, dia juga bersyukur karena karakter yang ia perankan bersama Rizky Nazar sukses membuat orang-orang jatuh cinta.
"Bersyukur sekali, Alhamdulillah. Ternyata setelah sekian ga seprojek akhirnya sekarang seprojek lagi dan masih pada suka dengan karakter yang kita perankan. Aku bersyukur sekali," tuturnya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama