RADARTUBAN- YouTuber terkenal, Ria Ricis, menjadi sorotan setelah melaporkan mantan satpamnya, Angga Pratama, atas dugaan tindak pidana pemerasan dan pengancaman. Kasus ini mencuat ke publik setelah Ricis mengungkapkan bahwa ia merasa terancam dan mengalami trauma akibat tindakan Angga.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ricis mengungkapkan bahwa dirinya menduga motif di balik tindakan Angga adalah rasa sakit hati yang mendalam setelah dipecat. Meskipun demikian, Ricis mengaku sama sekali tidak mengetahui secara pasti informasi pemecatan Angga.
"Terus tiba-tiba ada kasus pengancaman seperti ini," ungkap Ricis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (21/11).
Mantan istri Teuku Ryan ini menjelaskan bahwa ia tidak pernah menghuni rumah tempat Angga bekerja sebagai satpam. Namun, entah bagaimana caranya, Angga berhasil mendapatkan akses ke ponsel pribadinya yang berisi foto dan video.
"Hape itu memang biasanya dipakai untuk bikin video dan foto-foto saja," terangnya.
Ancaman yang dilontarkan Angga membuat Ricis merasa sangat tertekan dan ketakutan. Ricis khawatir bahwa foto dan video pribadinya akan disebarluaskan secara luas, sehingga dapat merusak reputasinya dan memberikan dampak negatif pada keluarganya.
"Setelah pertimbangan panjang saya berpikir ancaman itu nanti pasti akan berdampak ke keluarga dan pekerja. Jadi lebih baik dilaporkan," tambah Ricis.
Merasa terancam dan tidak ingin masalah ini berlarut-larut, Ricis akhirnya memutuskan untuk melaporkan Angga ke pihak berwajib. Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan perlakuan ancaman dan pemerasan sejumlah uang sebesar Rp300 juta pada Jumat (7/6).
Kasus ini menunjukkan betapa seriusnya dampak psikologis yang dapat ditimbulkan oleh tindakan pengancaman dan pemerasan. Ricis mengaku mengalami trauma yang cukup dalam akibat peristiwa ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni