RADARTUBAN - Level Infinite, sebagai publisher dan penyelenggara esports Honor of Kings (HOK) global, belum lama ini mengumumkan peraturan baru tentang pembatasan pemain impor.
Mulai HOK 2025, setiap tim hanya diizinkan untuk memiliki satu pemain impor dari luar region mereka, sebuah langkah yang membuka peluang lebih besar bagi pemain lokal.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi HOK Global Esports pada Minggu (24/11), dengan harapan dapat menciptakan lebih banyak kesempatan bagi pemain dari setiap region.
Dengan aturan ini, tim akan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkuat identitas lokal mereka di kancah global.
“Pembaruan aturan daftar pemain ini bertujuan untuk meningkatkan peluang bagi pemain lokal, memperkenalkan persaingan yang lebih seimbang di tingkat regional, dan memperkuat rasa kebanggaan nasional,” ungkap pihak HOK Esports Global melalui postingannya.
Selain perubahan regulasi mengenai pemain impor, beberapa peraturan lain juga diumumkan secara bersamaan.
Tim yang berpartisipasi harus memiliki minimal lima pemain dan maksimal tujuh pemain. Setiap tim juga harus memiliki setidaknya dua pemain yang merupakan warga negara asal tim dan empat pemain yang merupakan warga dari region asal tim.
Peraturan ini menjelaskan lebih lanjut bahwa pemain impor harus berada di bawah kontrak dengan tim tersebut, minimal enam bulan.
Bagi pemain yang berasal dari satu region, tim masih bisa memiliki hingga empat pemain dari region yang sama, termasuk dua pemain lokal.
Pembagian wilayah untuk tim esports HOK dipecah menjadi tujuh region utama, yang mencakup Amerika, Eropa, MEA, Pasifik, Asia Tenggara, Tiongkok Daratan, serta Hong Kong, Makau, dan Taiwan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama