Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pamungkas dan Lagu Putus yang Tak Benar-Benar Putus

Favian Fadlurahman • Sabtu, 12 Juli 2025 | 01:04 WIB
Uniknya lagu putus milik Pamungkas.
Uniknya lagu putus milik Pamungkas.

RADARTUBAN – Kebayakan orang ketika mendengar kata putus seperti identik dengan berakhirnya suatu hubungan.

Namun berbeda dengan karya dari Pamungkas yang justru memutarbalikkan makna kata tersebut dalam lagu terbarunya.

Lagu ini dirilis sebagai bagian dari album Hardcore Romance dan langsung mencuri perhatian.

Bukan karena irama sendu atau kisah pilu yang akan diprediksi orang-orang ketika mendengar kata putus, namun karena liriknya yang unik dalam menceritakan kata putus.

Keunikan dalam lirik lagu tersebut salah datunya terdapat pada kalimat "Yang selain dirimu, putus!" ini terasa seperti mantra yang diulang—menyiratkan bahwa dunia berhenti pada satu nama, satu wajah, satu cinta.

Lagu ini menceritakan bentuk cinta yang paling tulus. Bukan tentang kepemilikan, tapi tentang keteguhan hati.

Bahwa ketika seseorang sudah begitu berarti dalam hidup, tak ada lagi ruang untuk yang lain. “Putus” dalam lagu ini justru bermakna penghapusan semua kemungkinan selain dirinya.

Sentuhan musiknya juga berbeda. Bukan mellow, namun penuh ruang.

Aransemen musik yang tegas serta tempo yang cepat dengan dibalut vokal rapuh namun tegas pula, mengantarkan perasaan yang dibawa oleh lagu ini berupa keyakinan diri terhadap seseorang yang tulus dicintai.

Perasaan itu disampaikan dengan tegas dengan emosi yang kuat.

Ini bukan lagu yang menceritakan tentang putus cinta, namun pernyataan cinta yang tidak akan berubah, bahkan jika dunia berubah.

Keunikan lain muncul dari penggunaan bahasa Indonesia yang lugas.

Pamungkas, yang dikenal sering menulis lirik dalam bahasa Inggris, namun kali ini memilih jalur lokal.

Dan hasilnya?

Justru lebih membekas, karena terasa akrab di telinga pendengar dalam negeri namun juga tidak murahan.

Lagu ini seperti curahan hati yang ditulis tanpa rencana, tapi jujur dan mengena.

“Putus” menjadi salah satu contoh dalam dunia musik bahwa satu kata bisa memiliki beribu makna, tergantung pada siapa yang menulisnya, dan dari mana perasaan itu datang. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#album #putus #Hardcore Romance #pilu #hati #lagu #pamungkas