RADARTUBAN - Aktris Aurelie Moeremans membuka suara soal masa lalunya yang kelam lewat buku otobiografi Broken Strings.
Di usia 32 tahun, ia berani mengungkapkan pengalaman traumatis sebagai korban grooming oleh pria jauh lebih tua saat masih remaja.
Awal Manipulasi di Usia Muda itu Semuanya bermula saat Aurelie berusia 15 tahun.
Ia berkenalan dengan pria bernama Bobby yang berusia 29 tahun, yang perlahan membangun hubungan emosional untuk tujuan eksploitasi.
Proses grooming ini membuat Aurelie terlindungi dari keluarga dan teman, dengan ancaman serta paksaan yang kian berat hingga usia 18 tahun.
Puncaknya, Bobby memaksa Aurelie menikah secara diam-diam di pagi hari. Ancaman menyebarkan foto pribadi serta keselamatan orang tua menjadi senjata utama manipulasi tersebut.
Buku Broken Strings Dibagikan Gratis
Melalui buku yang dibagikan gratis melalui media sosial, Aurelie tak meromantisasi kisahnya.
Ia menekankan ini sebagai catatan nyata dari sudut pandang korban, demi peringatan bagi perempuan muda lainnya.
Dukungan suami, Tyler Bigenho, berperan besar dalam proses penulisan ini.
Keputusan berbagi kisah ini menuai apresiasi netizen, meski akunnya sempat diretas.
"Ada aja gebrakanya, orang lagi anteng" hamil masih aja ada yg ganggu, semangat ya aurile, jgn stres² dibawa enjoy aja....GOD bless u," tulis akun putrimput
Sekarang Aurelie bersama suami menunggu kebahagiaan nya menyambut buah hatinya dan fokus pada misi pencegahan grooming di masyarakat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni