RADARTUBAN – Rumah mewah milik penyanyi internasional Rihanna di kawasan Beverly Hills, California, menjadi sasaran penembakan pada Minggu (8/3) sore waktu setempat.
Saat insiden terjadi, Rihanna diketahui sedang berada di dalam rumah. Beruntung, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut.
Pelaku yang merupakan seorang wanita berusia sekitar 30 tahun melepaskan sekitar 10 tembakan dari dalam mobil listrik Tesla berwarna putih yang diparkir di seberang jalan.
Salah satu peluru bahkan dilaporkan menembus dinding properti tersebut.
Los Angeles Police Department menerima laporan penembakan sekitar pukul 13.15 waktu setempat.
Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kendaraan pelaku hingga ke area parkir di kawasan Sherman Oaks.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan.
Seorang juru bicara kepolisian, Sersan Jonathan de Vera, mengonfirmasi bahwa senjata api telah disita dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh divisi Robbery Homicide.
Hingga kini pihak kepolisian belum mengungkap motif di balik aksi penembakan tersebut.
Selain itu, belum dipastikan apakah pasangan Rihanna, rapper ASAP Rocky, maupun ketiga anak mereka berada di rumah saat insiden terjadi.
Foto-foto dari lokasi menunjukkan garis polisi dipasang di sekitar rumah, sementara jalan di area tersebut sempat ditutup sementara oleh petugas.
Identitas pelaku juga belum diumumkan secara resmi kepada publik.
Kekhawatiran Keamanan SelebritasPeristiwa ini kembali menyoroti persoalan keamanan selebritas yang tinggal di kawasan elit Los Angeles.
Wilayah seperti Beverly Hills memang dikenal sebagai tempat tinggal sejumlah tokoh terkenal dunia, namun insiden seperti ini menunjukkan bahwa risiko keamanan tetap bisa terjadi meskipun berada di lingkungan yang sangat eksklusif. (*)