Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kronologi Lengkap Pembunuhan Joel Tanos, Cucu Kontraktor Sulut yang Tewas Ditikam di Manado

Asmaul Yuli Wijayanti • Rabu, 13 Agustus 2025 | 02:23 WIB
Alberto Benedict Joel Tanos, cucu Tony Tanos yang meninggal dunia
Alberto Benedict Joel Tanos, cucu Tony Tanos yang meninggal dunia

RADARTUBAN- Warga Kota Manado, Sulawesi Utara digegerkan oleh kasus pembunuhan yang menewaskan Alberto Benedict Joel Tanos, 18.

Dia merupakan cucu dari Tony Tanos kontraktor ternama di Manado.

Tony Tanos juga disebut-sebut sebagai bagian dari 'sembilan naga' ia merupakan pemilik PT Marga Dwita Guna yang telah berdiri sejak 1993 serta telah membangun infrastruktur utama di Sulawesi Utara.

Nama Tony Tanos semakin disorot usai kabar kematian sang cucu Joel Tanos.

Joel meninggal akibat mendapatkan luka tusukan pada beberapa bagian tubuh yakni dada bagian kiri, leher, punggung, serta dagu.

Insiden pembunuhan tersebut terjadi pada Senin (4/8) pagi. Joel Tanos dihabisi oleh dua orang yakni EDS, 27 dan AMR, 28.

Kejadian bermula ketika Joel Tanos dan sang pacar makan di kawasan Megamas Manado pada Senin dini hari.

Setelah makan korban dan sang pacar pulang untuk mengambil obat dirumah korban kemudian balik kerumah teman di Sario kemudian kembali lagi ke rumah korban di Sindulang.

"Setelah itu, pacar korban menyatakan ingin pulang ke rumahnya di Karombasan, dan teman korban pun mengantarnya dengan sepeda motor," jelas Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan.

Di rumah Sario, kedua pelaku sedang mengonsumsi minuman keras pada pukul 04.30 WITA.

Tersangka EDS sempat pulang ke rumahnya mengambil tas yang berisi dompet dan pisau.

Pukul 07.00 WITA pacar dan teman korban sempat singgah sebelum mengantar pulang. Yang artinya kedua tersangka dan saksi masih berada di tempat yang sama.

"Pada saat bersamaan, korban dan temannya mencari pacarnya di rumahnya di Karombasan, tetapi tidak menemukan. Hingga akhirnya, korban mendapatkan informasi bahwa pacarnya berada di sebuah rumah di wilayah Sario," ungkap Hasibuan.

Pukul 07.30 WITA korban menghampiri sang pacar yang sedang duduk di dalam rumah, saat korban membuka pintu dorongan tersebut mengenai tersangka AMR.

"Tersangka AMR kemudian terlibat cekcok dengan korban yang berujung pada perkelahian. Melihat situasi tersebut, tersangka EDS segera mengeluarkan pisau badik dari dalam tas," jelas Kombes Pol Hasibuan.

Secara berbarengan ketika AMR berusaha untuk memukul korban, tersangka EDS menusuk korban.

Korban kemudian sempat menyelamatkan diri dengan keluar rumah akan tetapi saat berada di teras tersangka AMR kembali memukul korban hingga terjatuh.

"Sekitar pukul 07.40 WITA, korban dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Manado oleh teman-temannya, namun sayangnya, sekitar pukul 08.10 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia," tutup Hasibuan.

Menurut kesaksian pihak berwajib, salah satu pelaku EDS merupakan seorang residivis yang telah melakukan pembunuhan sebanyak dua kali.

Pertama pada tahun 2015 EDS membunuh seorang pegawai bank bernama Bryan Rondonuwu. Kedua pada tahun 2019 EDS membunuh seorang driver ojek online (ojol) bernama Adriano Manorek. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#cucu Tony Tanos #kontraktor ternama di Manado #Tony Tanos #Pembunuhan #Alberto Benedict Joel Tanos #manado #Kronologi Pembunuhan Joel Tanos