Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Satu dari Dua Sindikat Pencuri Didor Polisi, Barang Bukti Motor, Peralatan Elektronik, dan Puluhan Elpiji Dari 7 TKP

Andreyan (An) • Sabtu, 27 September 2025 | 15:21 WIB

Dua pelaku curat di Tuban diringkus, satu dilumpuhkan polisi saat kabur. Komplotan ini sudah beraksi di tujuh lokasi berbeda.
Dua pelaku curat di Tuban diringkus, satu dilumpuhkan polisi saat kabur. Komplotan ini sudah beraksi di tujuh lokasi berbeda.

RADARTUBAN – Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) yang kerap meresahkan warga Tuban akhirnya berhasil dibongkar jajaran Satreskrim Polres Tuban.

Pelaku adalah Suyadi alias Agus, 26, yang merupakan residivis warga Kecamatan Tambakboyo, beserta temannya Muhammad Naufal alias Nofal, 28, warga Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding. Salah satunya terpaksa didor karena berusaha menyerang 

Satu dari dua pelaku terpaksa didor oleh Satreskrim Polres Tuban saat berusaha kabur.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan, keduanya dikenal sebagai spesialis pembobol rumah dan pencuri kendaraan bermotor.

Dari hasil penyelidikan, komplotan ini terlibat dalam sedikitnya tujuh kasus pencurian di berbagai wilayah Tuban.

Baca Juga: 63 Gas Elpiji, Motor, hingga Perangkat Elektronik Diamankan dari Sindikat Pencuri Asal Semanding dan Tambakboyo

“Pelaku kami amankan ketika membawa motor hasil curian di kawasan Gedongombo, Kecamatan Semanding. Salah satunya terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas terukur karena melawan saat ditangkap,” jelasnya.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menemukan berbagai barang hasil curian, mulai 63 tabung gas melon, laptop, televisi, hingga speaker aktif.

Tabung elpiji tersebut sempat dijual pelaku seharga Rp 100 ribu per buah kepada seseorang yang kini masih berstatus saksi, namun berpotensi terseret kasus penadahan.

Selain dua pelaku yang sudah tertangkap, polisi kini masih memburu dua anggota lain dari komplotan yang memiliki peran berbeda, mulai dari mengawasi lokasi hingga mengeksekusi pencurian.

Adapun sasaran mereka cukup beragam, mulai dari warung kopi di sekitar Jembatan Kepet, gudang tabung gas di Plumpang dan Semanding, hingga sebuah kafe di Semanding yang kehilangan laptop dan televisi.

Kasatreskrim menambahkan, aksi komplotan ini dilakukan secara acak dengan cara hunting. Mereka mencari rumah maupun warung yang sedang kosong lalu menggasak barang berharga di dalamnya.

“Kami imbau masyarakat untuk lebih waspada, pastikan rumah maupun warung tidak ditinggalkan tanpa pengawasan,” pesan perwira lulusan Akpol 2016 itu. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Polres Tuban #didor #tabung gas #Satreskrim #barang bukti