Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Densus 88 Sebut Pelaku Penusukan di Rusia Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta

Cicik Nur Latifah • Rabu, 7 Januari 2026 | 18:56 WIB
Densus 88 AT Polri menunjukkan foto pelaku penusukan di Rusia
Densus 88 AT Polri menunjukkan foto pelaku penusukan di Rusia

RADARTUBAN – Densus 88 Antiteror Polri mengungkap dugaan keterkaitan antara aksi penusukan di Moskow, Rusia, dengan insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta.

Peristiwa penusukan tersebut terjadi pada 16 Desember 2025 di salah satu sekolah di wilayah Moskow.

Juru Bicara Densus 88 AT Polri Komisaris Besar Polisi Mayndra Eka Wardhana mengatakan, indikasi keterkaitan itu terlihat dari bukti yang ditemukan pada pelaku.

“Kita bisa melihat adanya kaitan kejadian di Moskow ini dengan kejadian di Jakarta,” ujar Mayndra, Rabu (7/1), di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, seperti dikutip dari Antara.

Mayndra menjelaskan, pelaku penusukan diketahui bernama Mario Nawfal, seorang remaja berusia 15 tahun.

Pelaku melakukan serangan menggunakan sebilah pisau di sekolah tersebut, yang mengakibatkan seorang siswa meninggal dunia dan seorang petugas keamanan mengalami luka-luka.

Dugaan inspirasi dari insiden SMAN 72 Jakarta menguat setelah Densus 88 menemukan tulisan “2025, Jakarta Bombing” pada gagang pisau yang digunakan pelaku.

Tulisan tersebut terlihat dalam sebuah foto yang diambil sendiri oleh pelaku dan diunggah ke dalam grup true crime community yang terindikasi memiliki paham ekstremisme dan ideologi kekerasan ekstrem.

“Foto itu diambil oleh yang bersangkutan, kemudian diunggah ke dalam komunitas ini. Diduga kuat ini terinspirasi dari insiden bom SMAN 72 Jakarta,” ungkap Mayndra.

Sebelumnya, Komite Investigasi Rusia menyampaikan bahwa insiden penusukan terjadi di permukiman Gorki-2, Distrik Odintsovo, wilayah Moskow.

Seorang siswa dilaporkan meninggal dunia akibat luka tusuk yang dideritanya.

“Akibat luka tusuk yang dialami, anak tersebut meninggal dunia,” demikian pernyataan resmi Komite Investigasi Rusia.

Ombudsman Anak wilayah Moskow, Ksenia Mishonova, turut membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa kelas empat dalam kejadian tersebut.

“Dengan rasa duka yang mendalam, seorang anak, seorang siswa kelas empat, telah meninggal dunia di sekolah. Selain itu, ada beberapa orang yang terluka,” tulis Ksenia Mishonova melalui akun Telegram resminya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#rusia #penusukan #moskow #densus 88 #SMAN 72 Jakarta