RADARTUBAN - Seorang mantan prajurit TNI bernama Indra Utama (45) tewas world setelah dikeroyok empat petugas keamanan PTPN IV di Desa C, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kini, Polisi telah menangkap keempat pelaku yang kini ditahan di Polrestabes Medan.
Kronologi Pengeroyokan di Lokasi Penjualan Sawit
Kronologi insiden bermula pada Selasa (3/3) sekitar pukul 00.30 WIB.
Korban diduga ketahuan mencuri empat tandan sawit di lokasi penjualan sawit Dusun 14, di luar area perkebunan.
Baca Juga: Inka Williams, Model Bali yang Berhasil Mencuri Hati Aktor Hollywood Channing Tatum
Para satpam yang jengah karena korban kerap mencuri langsung menyerangnya dengan tangan dan kaki secara bergantian, mengenai kepala, dada, dan tubuh bagian lainnya.
Kondisi Jenazah Ditemukan Penuh Luka
Keluarga korban menerima kabar melalui pesan WhatsApp dari warga, dan menemukan jenazah di klinik dengan kondisi penuh memar, luka kupas di jari kaki, serta tanda kekerasan di dada.
Adik ipar korban, Sudarmanto (46), mantan prajurit Raider Binjai yang dipecat 2017, menyesalkan tindakan vigilante tersebut meski mengakui kesalahan korban.
Baca Juga: Tasyakuran 4 Bulan Kehamilan Alyssa Daguise: 7 Style Lembut yang Mencuri Hati
Polisi Tangkap Empat Satpam PTPN IV
Kapolsek Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, mengonfirmasi keempat tersangka berinisial RD (24), IDP (23), MI, dan satu lainnya diserahkan PTPN IV Regional II Tandem Group sehari setelah kejadian.
Polisi memeriksa saksi dan tak menutup kemungkinan pelaku tambahan; motifnya penganiayaan berlebihan akibat pencurian berulang.
Keluarga Korban Tuntut Proses Hukum
Keluarga menuntut proses hukum adil, menegaskan pelaku seharusnya laporkan ke polisi, bukan bertindak semena-mena. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni