Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bocah 11 Tahun Tewas Penuh Luka Bacok di Sragen, Keluarga Berharap Pelaku Dihukum Seberatnya

Ika Nur Jannah • Minggu, 7 Juni 2026 | 10:58 WIB
Seorang anak berusia 11 tahun alami pembacokan di dalam rumah. (PINTEREST)
Seorang anak berusia 11 tahun alami pembacokan di dalam rumah. (PINTEREST)

RADARTUBAN - Warga Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, digegerkan oleh penemuan jasad seorang bocah perempuan berusia 11 tahun yang ditemukan tewas dengan kondisi tubuh penuh luka bacok di dalam rumahnya pada Jumat (5/6) sore.

Korban yang berinisial B, 11, merupakan siswi kelas 5 SD di wilayah Dawung. Jasad korban ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri, Dewi Sri Lestari, 34, sekitar pukul 16.00 WIB saat pulang bekerja dari pabrik rokok.

Sri Lestari menuturkan mengalami ketakutan luar biasa saat membuka selimut yang menutupi putrinya yang sedang tidur di kasur di rumah mereka di Dukuh Bromoasri, Desa Dawung. 

Dia langsung histeris mendapati korban sudah tidak bernyawa dengan luka parah di beberapa bagian tubuh.

Baca Juga: Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Cipunagara Pamanukan

"Kondisi pemakaman banyak bekas bacokan, di bagian tangan dan muka. Bahkan mukanya sudah tidak berbentuk. Di lantai juga banyak bekas telapak kaki, kondisinya (darah) sudah kering," ujar Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto.

Jenazah korban yang ditemukan masih mengenakan seragam sekolah saat itu. Selain korban tewas, sepeda motor milik orang tua korban juga ditemukan hilang dan diduga dicuri pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno, menyatakan adanya tindak kekerasan yang menghilangkan nyawa dalam kasus ini. 

“Yang jelas, kita menemukan adanya dugaan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Namun demikian, motif kejadian ini akan menjadi pendalaman kami,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP sementara, pembunuhan sadis tersebut diperkirakan terjadi beberapa jam sebelum jasad korban ditemukan, diperkirakan pada pagi hari.

Polres Sragen sedang melakukan penyelidikan atas kematian anak perempuan tersebut yang menunjukkan tanda-tanda kekerasan.

Dengan penyelidikan di lokasi kejadian dilakukan oleh Reskrim Polres bersama sektor terkait Umum Ditkrimum Polda Jateng.

Keluarga korban berharap pelaku dapat dihukum berat-beratnya atas tindakan keji yang merenggut nyawa anak mereka. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#jasad #jawa tengah #sragen