Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cinta Segitiga di Bekasi Berujung Maut, Satu Anak Punk Tewas Ditikam

Ika Nur Jannah • Senin, 29 Juni 2026 | 14:04 WIB
Dua Anak Punk Alami cekcok, berujung Satu Anak ditusuk temannya sendiri. (Pinterest.com)
Dua Anak Punk Alami cekcok, berujung Satu Anak ditusuk temannya sendiri. (Pinterest.com)

RADARTUBAN - Dua anak punk di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, terlibat cekcok yang berujung penikaman gara-gara persoalan asmara. Peristiwa terjadi pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Peristiwa itu menimpa seorang pria berinisal FA setelah mengalami luka tusuk di bagian dada dan perut.

Kedua pria itu disebut saling memperebutkan perempuan yang sama hingga berubah menjadi aksi kekerasan.

Kapolsek Cikarang Barat Kompol, Dimas Adhit Putranto mengatakan Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Tembelang. Namun, tim Buser Polsek Cikarang Barat berhasil menangkapnya dalam waktu singkat.

Baca Juga: Pesta Syukuran di Belakang Rutan Maumere Berakhir Tragis, Satu Tewas dan Dua Luka Berat Akibat Penikaman

"Setelah menerima laporan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, kami bersama SatreskrimPolres metro Bekasi langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi," Kata Kompol Dimas.

Korban FA mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri dan perut. Berdasarkan keterangan warga, terdapat lima luka tusuk di tubuh korban sebelum akhirnya meninggal usai mendapat penanganan medis.

Ketua RT setempat, Boy Sandi menuturkan bahwa percekcokan antara korban dan pelaku sebenarnya sudah terjadi sehari sebelumnya. 

"Informasinya mereka sempat cekcok dari sore, lalu menjelang subuh ada warga melapor kepada kami. Saat kami datang ke lokasi, korban sudah dibawa ke rumah sakit," Kata Ketua RT

Menurut polisi, kejadian tersebut diduga memicu rasa cemburu terhadap seorang perempuan yang dikenal di lingkungan tersebut. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#penikaman #cekcok #bekasi #anak punk #kekerasan