RADARTUBAN – Memelihara ikan hias dalam aquascape memang terlihat sederhana, namun tak sedikit pemula yang justru mengalami kegagalan setelah beberapa minggu.
Padahal, dengan perawatan yang tepat, keindahan aquascape bisa menjadi terapi visual sekaligus penyejuk suasana di rumah.
Aquascape bukan sekadar kolam mini dalam akuarium, melainkan seni mengatur ekosistem air lengkap dengan tanaman hidup dan ikan hias yang saling menunjang.
Namun, banyak yang tergoda tampil estetis tanpa memahami dasar-dasar perawatannya.
Berikut ini lima tips praktis yang bisa diterapkan siapa saja agar ikan hias dalam aquascape tidak cepat mati dan tetap sehat.
1. Pilih Ikan yang Sesuai dengan Lingkungan Aquascape
Tidak semua ikan cocok hidup berdampingan dengan tanaman air.
Pilihlah ikan yang berukuran kecil, tidak agresif, dan tidak suka menggali substrat, seperti neon tetra, rasbora, atau otocinclus.
Hindari ikan predator atau yang aktif mencabuti tanaman.
2. Gunakan Filter dan Sistem Sirkulasi yang Stabil
Air yang jernih belum tentu bersih. Aquascape membutuhkan filter yang tidak hanya menyaring kotoran, tapi juga menjaga kestabilan suhu dan sirkulasi air.
Pilih filter dengan debit air rendah agar tidak merusak tanaman dan membuat ikan stres.
3. Pencahayaan Cukup, Tapi Jangan Berlebihan
Banyak pemula tergoda menggunakan lampu terang agar aquascape terlihat cantik di foto.
Padahal, pencahayaan berlebihan bisa memicu pertumbuhan alga dan mengganggu kenyamanan ikan.
Gunakan pencahayaan 6–8 jam per hari dengan spektrum yang cocok untuk tanaman.
4. Atur Pola Pemberian Makan
Ikan hias dalam aquascape tidak membutuhkan pakan berlebihan. Beri makan secukupnya 1–2 kali sehari dengan porsi yang bisa habis dalam waktu 1 menit.
Sisa pakan yang mengendap bisa merusak kualitas air dan memicu penyakit.
5. Rutin Ganti Air dan Bersihkan Tanaman
Lakukan pergantian air sebanyak 20–30% setiap minggu untuk menjaga kestabilan parameter air.
Selain itu, bersihkan daun tanaman yang mulai membusuk agar tidak mencemari lingkungan dan menimbulkan zat amonia yang berbahaya bagi ikan.
Setiap ikan punya karakter dan kebutuhan berbeda. Misalnya, ikan cupang tidak cocok disatukan dengan jenis lain yang berekor panjang.
Memahami hal ini akan membuat aquascape Anda lebih harmonis, bukan medan perang mini.
Memelihara ikan hias dalam aquascape sebenarnya tidak sulit, asalkan dilakukan dengan pengetahuan yang benar.
Jangan hanya fokus pada estetikanya, tetapi juga rawat ekosistem kecil itu agar tetap hidup, seimbang, dan sehat.
Karena pada akhirnya, aquascape bukan hanya tentang keindahan, tapi juga tentang merawat kehidupan di dalamnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni