Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rekomendasi Menu Makanan Yang Harus Ada di Kondangan: Dari Soto Sampai Nasi Goreng, Mana Favoritmu?

M. Afiqul Adib • Minggu, 14 September 2025 | 22:35 WIB
Ilustrasi makanan kondangan.
Ilustrasi makanan kondangan.

RADARTUBAN - Pernikahan di Indonesia bukan cuma soal ijab kabul dan resepsi.

Ini adalah peristiwa sosial yang melibatkan banyak hal: dekorasi, outfit, amplop, dan tentu saja, makanan.

Karena dalam logika kondangan kita, doa restu harus disertai konsumsi. Maka, menu makanan menjadi elemen penting yang tak bisa dianggap remeh.

Bahkan kadang, kesuksesan sebuah kondangan diukur dari rasa soto dan jumlah bakso yang tersedia.

Dan meski tren kuliner terus berganti, ada lima menu yang selalu bertahan.

Mereka adalah veteran kondangan, legenda meja prasmanan, dan penyelamat tamu yang datang dengan perut kosong.

1. Soto: Hangat, Ramah, dan Selalu Dicari

Soto adalah menu pembuka yang tak pernah gagal. Hangat, berkuah, dan cocok untuk semua usia.

Di kondangan, soto biasanya disajikan dengan bihun, suwiran ayam, dan taburan bawang goreng.

Kadang ada tambahan kerupuk udang. Rasanya ringan, tapi cukup untuk mengganjal perut sebelum antre di meja utama.

Soto juga punya nilai sosial: mudah disantap sambil ngobrol, tidak terlalu berat, dan bisa dinikmati oleh tamu yang datang pagi-pagi.

2. Rawon: Pekat Tapi Menggoda

Rawon adalah bintang di dunia kondangan. Khususnya di Jawa Timur. Kuah hitamnya yang khas, daging empuk, dan aroma kluwek yang menggoda membuat rawon selalu jadi rebutan.

Biasanya disajikan dengan nasi putih, tauge pendek, dan kerupuk udang tentu saja. Kalau ada telur asin, itu bonus.

Rawon cocok untuk tamu yang datang siang hari, saat perut sudah siap menerima tantangan.

Dan meski tampilannya sederhana, rasanya bisa membuat tamu lupa bahwa mereka belum sempat foto di pelaminan.

3. Bakso: Solusi Universal

Bakso adalah menu universal. Cocok untuk anak-anak, remaja, bahkan lansia. Di kondangan, bakso biasanya disajikan dalam mangkuk kecil, dengan mie, tahu, dan kuah bening.

Kadang ada tambahan pangsit atau siomay, tergantung anggaran.

Bakso juga punya keunggulan logistik: cepat disajikan, mudah dimakan, dan tidak bikin ribet.

Bahkan tamu yang sudah makan pun masih bisa menikmati bakso tanpa harus kepikiran tentang rencana dietnya.

4. Gado-Gado: Sehat Dan Tetap Mengenyangkan

Gado-gado adalah menu sayur yang tetap mengenyangkan. Di tengah dominasi daging dan gorengan, gado-gado hadir sebagai pilihan sehat.

Sayuran rebus, tahu, tempe, lontong, dan siraman bumbu kacang yang gurih membuat gado-gado jadi favorit tamu yang ingin “menyeimbangkan” isi piring.

Dan meski tampilannya sederhana, gado-gado punya filosofi: keberagaman yang menyatu dalam satu rasa. Cocok untuk acara yang merayakan persatuan dua keluarga.

5. Nasi Goreng: Penutup yang Mengenyangkan

Nasi goreng adalah menu penutup yang tak pernah gagal. Disajikan hangat, dengan telur, ayam suwir, dan kadang sosis, nasi goreng memberi kesan “kenyang pulang.”

Cocok untuk tamu yang datang sore, atau yang ingin makan cepat sebelum pamit.

Kondangan Tanpa Makanan Itu Seperti Pelaminan Tanpa Pengantin

Menu makanan di kondangan bukan sekadar konsumsi.

Ini adalah bagian dari pengalaman. Dari soto yang menyambut, rawon yang menghangatkan, bakso yang menenangkan, gado-gado yang menyegarkan, hingga nasi goreng yang mengenyangkan, semua punya peran.

Karena dalam budaya kita, makan bukan hanya soal rasa, tapi juga soal rasa hormat. Dan lewat makanan, kita ikut mendoakan.

Dengan kenyang, dengan senyum, dan dengan amplop yang sudah dititipkan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ramah #soto #Kondangan #pernikahan #doa restu #makanan #menu