Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kuda Nil Ternyata Pernah Hidup di Eropa Tengah 40.000 Tahun Lalu, Bikin Ilmuwan Terkejut

Ika Nur Jannah • Kamis, 16 Oktober 2025 | 03:10 WIB
Peneliti menemukan fosil kuda nil berumur 40.000 tahun di Jerman Barat
Peneliti menemukan fosil kuda nil berumur 40.000 tahun di Jerman Barat

RADARTUBAN – Siapa sangka, hewan besar seperti kuda nil (Hippopotamus amphibius) ternyata pernah menjelajahi daratan Eropa Tengah puluhan ribu tahun lalu.

Temuan terbaru ini mengejutkan para ilmuwan karena mengubah pandangan lama tentang persebaran mamalia besar tersebut yang selama ini diyakini hanya terbatas di Afrika sub-Sahara.

Penelitian terbaru di Graben Rhine Hulu, Jerman Barat, berhasil menemukan fosil tulang kuda nil yang telah dikonfirmasi usianya melalui analisis radiokarbon.

Hasilnya menunjukkan bahwa kuda nil masih hidup di kawasan Eropa sekitar 40.000 tahun yang lalu, tepatnya pada pertengahan periode Weichselian, masa ketika iklim bumi sedang dingin akibat zaman es.

“Ini adalah penemuan luar biasa. Kami tidak menyangka kuda nil mampu bertahan di wilayah Eropa selama itu,” ungkap tim peneliti seperti dikutip dalam laporan ilmiah terbaru.

Sebelumnya, ilmuwan beranggapan bahwa populasi kuda nil di Eropa telah punah jauh lebih awal.

Namun hasil penelitian ini memperpendek jarak waktu keberadaan mereka di luar Afrika dan memperlihatkan kemampuan adaptasi luar biasa terhadap perubahan iklim ekstrem.

Lebih mengejutkan lagi, studi tersebut menemukan bahwa kuda nil hidup berdampingan dengan megafauna lain seperti mammoth pada masa itu.

Temuan ini menjadi petunjuk penting bahwa hewan yang umumnya menyukai habitat hangat dan berair ini ternyata dapat beradaptasi dengan kondisi yang jauh lebih dingin.

Para peneliti juga menegaskan bahwa hasil penelitian ini memberikan wawasan baru tentang sejarah ekologi dan persebaran fauna besar di Eropa.

Selain menambah pemahaman tentang evolusi kuda nil modern, temuan tersebut juga membuka bab baru dalam kajian zaman es dan interaksi antarspesies prasejarah.

Penelitian lengkapnya telah dipublikasikan dalam laporan ilmiah internasional yang juga meninjau kondisi geologi dan sedimentasi tempat fosil ditemukan untuk memastikan keaslian serta akurasi penanggalan. (*)

 

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Fosil kuda nil #fosil tulang kuda nil #kuda nil eropa #penelitian jerman #sejarah fauna purba #kuda nil #jerman barat