Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

X Resmi Diblokir di Brazil, Media Sosial Blue Sky Langsung Ramai Diunduh Hingga 1 Juta Pengguna

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 1 September 2024 | 16:03 WIB

 

Media sosial Blue Sky yang ramai pengguna setelah X diblokir di Brazil.
Media sosial Blue Sky yang ramai pengguna setelah X diblokir di Brazil.

RADARTUBAN - X resmi diblokir dan tidak lagi bisa diakses di Brazil. Itu setelah Perseteruan antara Elon Musk dan Brazil akhirnya belum berujung kata damai.

Hakim Agung Brazil Alexandre de Moraes resmi menangguhkan sosial media X (sebelumnya Twitter) di Brazil pada 31 Agustus 2024 kemarin.

Moraes langsung mengeluarkan perintah kepada otoritas telekomunikasi Brazil (Anatel) untuk segera memutus segala akses menuju X dalam kurun waktu 24 jam.

Google dan Apple juga mendapatkan perintah untuk menghapus aplikasi X dari toko aplikasi masing-masing dalam waktu lima hari.

Pembatasan ini membuat beberapa pengguna Brazil mencoba mengakses X menggunakan VPN. Hanya saja mengakses sosial media X menggunakan VPN beresiko terkena denda harian.

Pengguna yang membandel diwajibkan membayar denda sebanyak 8.874 dollar AS atau sekitar Rp. 138 juta. Denda tersebut dikalikan waktu penggunaan X pada perangkat, sehingga pengguna bisa terkena denda jauh lebih tinggi.

Akibat perseteruan ini, pengguna X di Brazil berbondong-bondong beralih ke sosial media Bluesky. Dalam cuitannya di akun resmi Bluesky, Bluesky mendapatkan satu juga pengguna baru hanya dalam waktu tiga hari.

"wow... selamat datang di SATU JUTA pengguna baru dalam tiga hari terakhir!!!," tulis Bluesky di X.

Sebelumnya Elon Musk dan Hakim Moraes terlah berseteru akibat Elon yang menolak untuk memblokir beberapa akun tertentu yang terindikasi menyebarkan kebohongan dan disinformasi kepada publik Brazil akibat gejolak politik disana.

Kurangnya perwakilan hukum untuk X di Brazil juga menjadi alasan lain di tangguhkannya sosial media X di negara Amerika Selatan tersebut.

Elon Musk menolak mentah-mentah permintaan untuk memblokir akun tertentu. Hal ini dinilai Elon sebagai upaya penyensoran yang membatasi kebebasan berpendapat yang sering di gaungkan miliarder asal AS tersebut.

Sebelum menangguhkan X, Hakim Agung Moraes terlebih dahulu membekukan rekening Starlink. X mengambil tindakan dengan cara memecat staffnya dan menutup kantor X yang berada di Brazil.

Dengan di tangguhkannya X di Brazil, Elon Musk menyebut kebebasan berpendapat di negara tersebut sudah hancur.

"Kebebasan berpendapat adalah landasan demokrasi dan seorang hakim semu yang tidak dipilih di Brasil menghancurkannya demi tujuan politik," tulis Elon Musk pada akun pribadinya setelah X resmi diblokir di Brazil. (*)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Brazil #Alexandre de Moraes #elon musk #blue sky #x resmi diblokir