Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pemerintah Malaysia Lanjutkan Pencarian Pesawat MH370 Setelah 10 Tahun Berlalu

Mohamad Anas Ali Wafa • Rabu, 25 Desember 2024 | 02:28 WIB
Mural Tragedi MH370
Mural Tragedi MH370

RADARTUBAN - Pemerintah Malaysia telah memutuskan untuk melanjutkan pencarian pesawat MH370 yang hilang 10 tahun lalu.

Seperti dilansir BBC pada Sabtu (21/12), Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke, menyatakan bahwa mereka telah sepakat untuk bekerja sama dengan firma eksplorasi laut asal Amerika Serikat, Ocean Infinity, dalam upaya menemukan pesawat tersebut.

Kesepakatan senilai 70 juta dolar AS (sekitar Rp 1,13 triliun) ini menetapkan bahwa Ocean Infinity hanya akan dibayar jika pesawat tersebut berhasil ditemukan. Namun, Loke juga menyampaikan bahwa negosiasi mengenai ketentuan-ketentuan khusus masih berlangsung dan akan diselesaikan pada awal 2025.

Pertanyaannya, apa yang mendorong pemerintah Malaysia untuk kembali membuka pencarian MH370?

Loke menjelaskan bahwa keputusan untuk melanjutkan pencarian MH370 merupakan bentuk tanggung jawab, komitmen, dan kewajiban pemerintah Malaysia terhadap keluarga korban.

Langkah ini diharapkan dapat membawa penyelesaian bagi keluarga yang terdampak. Pencarian ulang juga menjadi kelanjutan dari peringatan 10 tahun tragedi MH370 pada Maret 2024.

"Saya yakin inilah yang ditunggu-tunggu oleh keluarga terdekat. Saya sangat berharap kali ini hasilnya akan positif, dan puing-puing pesawat dapat ditemukan untuk setidaknya memberikan jawaban bagi keluarga korban," ungkap Loke, seperti dikutip dari Straits Times pada Jumat (20/12).

Kelompok pendukung keluarga korban MH370, Voice370, menyatakan dukungannya penuh terhadap upaya pemerintah Malaysia, karena hal ini memberikan harapan baru bagi keluarga. Selain itu, pencarian ulang ini dianggap sebagai bentuk penyelesaian yang telah lama dinantikan oleh mereka.

Dikutip dari ABC News pada Jumat (20/12), pemerintah Malaysia bersama dengan Ocean Infinity akan melakukan pencarian di wilayah baru, seluas 15.000 kilometer persegi di Samudra Hindia. Pemerintah menyatakan bahwa lokasi baru ini merupakan usulan yang kredibel dari perusahaan.

"Wilayah pencarian baru yang diusulkan, yang diidentifikasi oleh Ocean Infinity, didasarkan pada informasi dan analisis data terkini yang dilakukan oleh para ahli dan peneliti. Usulan perusahaan tersebut kredibel," ujar Loke.

Di sisi lain, CEO Ocean Infinity, Oliver Punkett, mengungkapkan bahwa perusahaan telah meningkatkan kecanggihan teknologi kapal pencari sejak 2018.

Dia juga menambahkan bahwa Ocean Infinity telah bekerja sama dengan berbagai ahli untuk menganalisis data dan mempersempit area pencarian ke lokasi yang paling memungkinkan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Anthony Loke #mh370 #pesawat #Malaysia #10 tahun #pencarian