RADARTUBAN - Kenaikan drastis harga perjalanan ke Roma menjadi perhatian utama menjelang pemakaman Paus Fransiskus pada Sabtu, 26 April 2025.
Para pelayat dari berbagai penjuru dunia dilaporkan kesulitan mendapatkan tiket dan akomodasi dengan harga wajar karena lonjakan permintaan yang signifikan.
Harga Hotel di Roma Naik Hingga 13 Persen
Lonjakan harga akomodasi dilaporkan meningkat 13 persen lebih tinggi dari prediksi. Tim Hentschel, CEO HotelPlanner.com, mengatakan bahwa kenaikan ini tidak bisa dihindari.
“Kenaikan harga menjelang acara besar tidak dapat dihindari dan merupakan cerminan nyata dari lonjakan permintaan,” ucapnya.
Menginap satu malam di Orange Hotel, hanya 11 menit dari Basilika Santo Petrus, kini dibanderol 540 pound sterling (Rp12 juta), naik dari harga normal 350 pound sterling (Rp7,8 juta).
Permintaan Perjalanan ke Roma Meningkat 400 Persen
Data On the Beach menunjukkan bahwa pemesanan perjalanan ke Roma melonjak 400 persen hanya dalam 24 jam setelah wafatnya Paus Fransiskus pada Senin, 21 April 2025.
Pemakaman akan berlangsung di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dan menarik perhatian umat Katolik serta para pemimpin dunia, seperti Emmanuel Macron, Pangeran William, dan Donald Trump.
Harga Tiket Pesawat Makin Melambung
Selain hotel, harga tiket pesawat juga meningkat drastis. Kidman, pakar perjalanan dari Finder, memperingatkan bahwa kenaikan harga akan terus terjadi menjelang pemakaman dan konklaf pemilihan Paus baru.
“Kita pasti akan melihat kenaikan harga tiket pesawat ke Roma dan Italia selama beberapa minggu ke depan,” katanya.
Rute dari Spanyol dan Irlandia Alami Kenaikan Ekstrem
Penerbangan dari Spanyol seperti dari Barcelona masih memiliki harga terjangkau sekitar 137 euro (Rp 2,6 juta).
Namun, penerbangan dari kota lain seperti Alicante dan Valencia mencapai 666 euro (Rp12,8 juta).
Sementara itu, tiket dari Dublin, Irlandia, untuk perjalanan akhir pekan ini dibanderol mulai 457 euro (Rp 8,8 juta).
Hal ini menambah daftar panjang tantangan bagi umat Katolik yang ingin hadir dalam pemakaman Paus Fransiskus.
Tahun Yubelium Jadi Faktor Tambahan Kenaikan
Menurut CEO Asosiasi Pariwisata Eropa, Tom Jenkins, kenaikan harga tahun ini juga dipengaruhi oleh momen Tahun Yubelium yang berlangsung sepanjang 2025.
“Jika ada paus baru yang terpilih, Anda tidak akan menemukan terlalu banyak kamar murah di Roma, tapi sebenarnya tanpa itu, Anda juga tidak akan menemukan terlalu banyak kamar murah di Roma saat ini,” ujarnya.
Pemerintah Irlandia Imbau Warga Waspada Kerumunan Besar
Kementerian Luar Negeri Irlandia telah mengeluarkan imbauan perjalanan kepada warganya yang hendak ke Roma, khususnya di sekitar Lapangan Santo Petrus dan Via della Conciliazione.
“Setelah wafatnya Paus, diperkirakan akan ada kerumunan besar di Roma selama beberapa hari mendatang,” tulis pernyataan resmi.
Warga juga diminta untuk membawa bekal makanan dan air karena waktu antrean diprediksi sangat panjang.
Persiapan Mental dan Finansial Sangat Diperlukan
Dengan harga perjalanan ke Roma yang terus meroket, pelayat diimbau menyiapkan diri secara finansial dan mental.
Pemakaman Paus Fransiskus menjadi peristiwa penting dalam sejarah Gereja Katolik, namun juga menimbulkan tantangan logistik dan biaya tinggi bagi siapa pun yang ingin hadir langsung di Vatikan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama